Pengawas UTBK Diminta Fokus Kecurangan Peserta Ujian

Kecurangan peserta ujian semakin beragam. Hal tersebut membutuhkan perhatian khusus dari panitia dan pengawas ujian

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan
Assesor LTMPT Untung didampingi Humas USU Amalia saat meninjau peserta dan lokasi ujian UTBK, Selasa (24/5/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Sumatera Utara, Selasa (24/5/2022).

Assesor LTMPT, Untung Yowono meninjau langsung beberapa titik lokasi ujian pelaksanaan UTBK USU yang didampingi Kepala Biro Akademik USU Muhammad Zulham, besertaTeuku Faisal dan Andi Siswoyo serta Kepala Humas USU, Amalia Meutie.

Dijelaskan Untung, USU merupakan satu diantara tuan rumah yang menyelenggarakan UTBK dengan baik.

“Saya telah melakukan pemantauan di beberapa titik, dari semua yang saya lihat, USU telah mempersiapkan pelaksanaan UTBK ini dengan baik," katanya.

Baca juga: SMA Negeri 13 Masuk Peringkat Kedua Terbanyak Lolos PTN, Kepsek Sebut Berdampak Pada Lonjakan PPDB

Untuk fasilitas penunjang pencegahan Covid-19 juga disinggung oleh Untung. "Keamanan Prokes seperti jarak antar peserta, cuci tangan, hingga toilet. Semua sudah memenuhi standar yang kita harapkan,” paparnya.
Untung juga menyebutkan jika hal ini menggambarkan koordinasi dan komunikasi pelaksanaan UTBK berjalan dengan baik.

“Sumatera Utara merupakan peserta UTBK terbanyak, termasuk di sini, di USU. Namun melihat persiapan yang dilakukan, saya meyakini tidak akan ada masalah. Seperti tadi juga disampaikan kepada saya, sepanjang pelaksanaan hingga hari ini belum ada masalah. Kita berharap UTBK kali dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Selain itu, Untung mengimbau agar USU tetap mempertahankan kualitas pelayanan pelaksanaan UTBK tersebut. Bukan hanya itu, Untung juga mengingatkan agar para petugas lebih teliti terhadap kecurangan para peserta ujian.

"Kecurangan peserta ujian semakin beragam. Hal tersebut membutuhkan perhatian khusus dari panitia dan pengawas ujian," ucapnya.

Menurut Untung, ia juga sudah menerima beberapa laporan kecurangan dari peserta UTBK.
"Saya menerima beberapa laporan di tempat lain, dimana kecurangan peserta ujian semakin beragam. Ada yang bahkan modifikasi kancing baju diganti dengan lensa kamera. Ada yang di dalam tubuhnya telah terpasang alat komunikasi, ada juga yang komputernya telah di-hack," ucapnya.

Berbagai macam modus dilakukan peserta agar lulus UTBK. Untuk itu, Untung berharap agar panitia dan pengawas di USU tetap fokus dalam mengawasi peserta.

"Jangan lengah, tetap fokus dan teliti perhatikan secara detail apa pun yang dibawa dan dikenakan peserta," paparnya.

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved