Perhatikan Perangkat Desa, Bupati Dairi Serahkan Siltap Via Rekening

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu memberikan menyerahkan pembayaran Penghasilan tetap (Siltap)

Editor: jefrisusetio
istimewa
Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu memberikan menyerahkan pembayaran Penghasilan tetap (Siltap) 

TRIBUN-MEDAN.COM, LAE PARIRA - Menunjang kinerja pemerintahan di desa, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu memberikan menyerahkan pembayaran Penghasilan tetap (Siltap) yang seharusnya menjadi hak bagi perangkat desa.

Penyerahan Siltap tersebut bekerjasama dengan lembaga perbankan yang akan mentransfer dana melalui rekening masing-masing perangkat.

bukti Siltap tersebut dalam bentuk buku tabungan yang diserahkan secara simbolis kepada para perangkat desa dari desa-desa yang ada di Kecamatan Laeparira, bertempat di kantor kepala desa Kabanjulu, Kecamatan Laeparira, Sabtu (14/05/2022).

Penyerahan siltap ini pada dasarnya untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan penyelenggaraan pemerintahan desa, dimana  pemerintah perlu memperhatikan kesejahteraan kepala desa (Kades).

Dan perangkat desa lainnya melalui penyesuaian penghasilan tetap (Siltap) kepala desa, dan perangkat desa.

Bupati menyampaikan Siltap pada hakikatnya merupakan hak yang semestinya diterima oleh kepala desa dan perangkatnya sebagai kewajiban negara atas kinerja yang dilakukannya.

Eddy juga menyebutkan  pelayanan-pelayanan masyarakat yang sama kedepan secara keseluruhan akan dipenuhi oleh negara apabila data-data dan administrasi kependudukan itu sudah terpenuhi secara legal.

"Itu makanya, banyak bantuan pmerintah yang tidak sanpai ke masyarat yang salah satunya diakibatkan ketidaklengkapan data kependudukan. Segera urus dan lengkapi. Pelayanan ini gratis," kata Eddy Berutu dengan tegas.

Dalam kegiatan ini, Eddy juga memberikan kesempatan kepada warga yang hadir untuk memyampaikan kritik dan saran kepada pemerintah melalui tanya jawab.

Beberapa masukan diperoleh, seperti persoalan warga yang ingin memperoleh program bedah rumah, danninsentif bagi kader kesehatan.

Menangapi hal tersebut, bupati menjelaskan, asalkan semua sesuai mekanisme yang ada pemerintah akan berupaya memenuhi.

"Soal bedah rumah semua ada syarat dan ketentuannya, kalau memang memungkinkan dan memenuhi syarat, ya tidak masalah. Soal kader kesehatan, sebaiknya memang diberi insentif apabila pelayanannya purna artinya tugas yang dilaksanakan kader itu maksimal, jadi  semua didasarkan pada kinerja," tutupnya.

(Cr7/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved