DOSEN FKM USU Puji Bobby Nasution, Sukses Gelar Vaksinasi Booster Jelang Lebaran

Pemerintah pusat memperbolehkan dilakukan mudik Lebaran karena kasus Covid-19 sudah melandai.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Pfizer dosis ketiga kepada warga saat pelaksanaan vaksinasi booster Covid-19 di Medan Club, Selasa (8/2/2022). Pemprov Sumut menyediakan vaksin Pfizer dengan target 2.000 orang per hari yang dilaksanakan pada 8-10 Februari 2022, sebagai upaya mendukung penanggulangan pandemi Covid-19. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Pemerintah pusat memperbolehkan dilakukan mudik Lebaran karena kasus Covid-19 sudah melandai. Namun, Wali Kota Medan, Bobby Nasution tetap melakukan vaksinasi booster sebagai syarat bagi pemudik. 

Vaksinasi booster dilakukan untuk mencegah dan melindungi diri dari penyebaran Covid-19. Sehingga, bisa mengantisipasi lonjakan kasus. 

Melalui OPD terkait, menantu Presiden RI Joko Widodo tersebut menginstruksikan agar melaksanakan vaksinasi, termasuk booster  bagi calon pemudik untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang hendak bertemu dengan sanak keluarga di kampung halaman masing-masing.  

Selain di fasilitas layanan kesehatan, salah satu upaya mendorong percepatan vaksinasi booster adalah dengan menghadirkan layanan vaksinasi di lokasi pendaftaran mudik bareng gratis yang digelar Pemko Medan di Pos Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan Lapangan Merdeka beberapa waktu lalu.

Jemput bola untuk percepatan vaksinasi booster jelang mudik lebaran oleh Bobby Nasution pun berjalan sukses. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan hingga 30 April 2022, jumlah capaian vaksinasi booster bagi masyarakat Kota Medan sudah menyentuh angka 20,49 %.

Meskipun telah divaksin, orang nomor satu di Pemko Medan tersebut berpesan ke para pemudik untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) demi kenyamanan bersama.

“Prokes merupakan kunci utama yang harus dilakukan agar kesehatan kita tetap terjaga,” kata Bobby Nasution.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) Dr Drs Zulfendri M Kes menilai upaya Pemko Medan di bawah kepemimpinan Bobby Nasution untuk meningkatkan persentase vaksinasi booster dengan menghadirkan layanan vaksinasi di Pos Dishub sebagai lokasi pendaftaran mudik bareng menjadi salah satu strategi yang sangat baik.

"Ini strategi yang baik karena Pemko Medan jemput bola mendatangi masyarakat dan menghadirkan layanan vaksinasi booster. Hal-hal inovatif seperti ini memang perlu  dilakukan sehingga terjadi peningkatan angka capaiannya," bilang Zulfendri.

Di samping itu agar pelaksanaan vaksinasi booster berjalan semakin sukses, Zulfendri juga menyarankan untuk fasilitas layanan kesehatan, terutama puskesmas gencar melakukan informasi terkait adanya vaksinasi booster tersebut.

"Jadi, biar lebih sukses lagi, tentu promosi kesehatan (promkes) puskesmas perlu memperkuat edukasi ke masyarakat terkait booster," harapnya seraya mengungkapkan meski saat ini herd immunity masyarakat sudah terbentuk namun tidak ada salahnya semakin memperkuat immunity dengan vaksinasi booster tersebut.

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved