Asahan

WAJIB DICOBA Telur Asin Asap, Oleh-oleh dari Asahan yang Bisa Tahan Hingga Satu Bulan

Selain pemilihan bara api, waktu juga berpengaruh dalam proses pengasapan telur asin asap ini.

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN / ALIF
Madi memproses telur asin asap di rumahnya dengan rasa yang lebih gurih dan berlemak. 

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Jika Anda berkunjung ke Kabupaten Asahan, jangan sampai melewatkan mencicipin makanan khas yang satu ini.

Yaitu telur asin asap khas Asahan yang ada di Omah Telur 49 yang terletak di Jalan Besar Sei Renggas, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Telur asin yang ada di Kabupaten Asahan berbeda dari yang lain, karena terlebih dahulu diasapi sebelum dikonsumsi. 

Baca juga: NIKMATNYA Mie Tarempa, Kuliner Khas Kepulauan Riau dengan Sensasi Kuah Segar & Taburan Ikan Tongkol 

Pemilik Omah Telur 49, Madi mengatakan, telur asin asap hampir serupa dengan telur asin biasanya yang berbahan baku telur bebek dan garam.

Namun, yang membedakan hanya dengan proses pengasapan yang biasanya tidak ada di telur asin biasanya. 

Pengasapannyapun tidak dapat dilakukan secara sembarang, sebab bara yang digunakan merupakan bara yang dibuat dari batok kelapa, sehingga telur dapat mengeluarkan aroma yang khas. 

Selain pemilihan bara api, waktu juga berpengaruh dalam proses pengasapan telur asin asap ini.

Sebab, untuk pengasapan sendiri memakan waktu hingg lima hingga enam jam yang diletakan dalam tong khusus yang dibuat secara homemade. 

"Tong pembuatan ini tidak ada yang jual, saya ini membuatnya sendiri dengan cara di tempah dan desain dari saya sendiri," kata Madi kepada tribun-medan.com. 

Baca juga: Mie Gomak, Kuliner Medan yang Jadi Menu Favorit Saat Buka Puasa

Madi mengaku, inovasi ini dibuatnya guna membuat telur asin dapat tahan lebih lama dari biasanya agar bisa dijadikan sebagai oleh-oleh ataupun teman makan dalam perjalanan. 

"Ini saya sudah mencoba mendiamkan selama satu bulan. Saya coba tes buka dan makan. Ternyata tidak ada yang berubah dan semuanya masih sama seperti yang baru di masak," kata Madi. 

Hal tersebut dapat dilakukan karena telur yang dijadikannya sebagai telur asin asap merupakan telur-telur dengan kualitas yang super. 

"Hal itu bisa kami lakukan karena kami memiliki ternak bebek yang setiap harinya bertelur, dan kami pilih yang berkualitas dengan ukuran yang besar," kata Madi kepada tribun-medan.com. 

Sehingga mendapatkan rasa yang lebih gurih dan berlemak sehingga mengeluarkan minyak berwarna kekuningan. 

Sebutir telur asin asap dijual oleh Madi dengan harga Rp 5 Ribu, sedangkan telur asin biasa dijualnya dengan harga Rp 4 ribu. 

Madi mengaku, saat ini pasar penjualannya masih banyak dilakukan secara online, sedangkan Asahan masih sedikit yang mengetahuinya. 

"Kebanyakan pesan online dari luar daerah. Kalau disini masih belum banyak yang mengetahui ada telur asin asap ini," ujar Madi. 

Ardi salah seorang penikmat telur asin asap mengaku rasa telur asin asap ini terasa lebih gurih dibandingkan dengan telur biasa. 

Baca juga: POLONIA Sky Park yang Instagramable, Tempat Nongki dan Kuliner yang sedang Tren di Medan

"Saya makannya hanya dengan nasi hangat saja. Rasanya sudah nikmat. Ditambah lagi, di telur asin asap ini ada lemak-lemaknya gitu, jadi kaya berminyak," kata Ardi. 

Selain itu, telur asin asap ini memiliki kuning telur yang tidak amis, sehingga menjadi penikmat telur yang tidak suka dengan bau amis. 

Perlu diketahui, telur asin asin memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Dimana telur asin memiliki kandungan vitamin A, Vitamin C, Kalsium, fosfor yang sangat bagus dikonsumsi oleh tubuh. 

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved