Pemilihan Kepala Nagori

Anggaran Kurang, DPRD Simalungun Bersikeras Pemilihan Kepala Nagori Harus Diadakan Tahun Ini

DPRD Simalungun bersikeras agar pemilihan Kepala Nagori diadakan pada tahun ini, meski anggaran kurang

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
HO
Para anggota DPRD Simalungun menjalani sumpah jabatan pada untuk periode 2019-2024 TRIBUN MEDAN - HO 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIMALUNGUN-  Anggota DPRD Simalungun Bernhard Damanik bersikeras agar Pemilihan Kepala Nagori (Pilpanag) tetap dilaksanakan pada tahun 2022 ini.

Tak ada alasan Pemkab Simalungun membatalkan pesta rakyat desa tersebut.

Kepada Reporter Tribun Medan.com, Minggu (5/6/2022), Bernhard menyampaikan secara pribadi menyetujui pendanaan Pilpanag melalui anggaran yang ditambah dalam Rapat Perubahan-APBD Tahun 2022 ini. Itupun bergantung kesepakatan anggota DPRD lainnya.

Baca juga: Duit untuk Pemilihan Kepala Nagori di Kabupaten Simalungun tak Cukup, Pemkab Tetap Laksanakan

“Agenda ini kan, bukan agenda dadakan. Maka Pilpanag itu harus dilaksanakan. Tidak boleh ada wacana-wacana penundaan yang disebutkan Bupati sebelumnya. Mau telat waktunya, yang penting dilaksanakan tahun 2022 ini juga,” kata Bernhard.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang duduk di Komisi IV DPRD Simalungun ini mengaku heran mengapa anggaran Pilpanag yang dibahas pada tahun lalu sebesar Rp 14 miliar, kemudian realitanya tahun 2022 hanya Rp1,4 miliar.

Tentunya, ujar Bernhard, Pemkab Simalungun harus betul-betul memanfaatkan anggaran seperti yang mereka sebut bahwa untuk Pilpanag tahun 2022, dibutuhkan anggaran dengan estimasi Rp 18 miliar.

Baca juga: Bawaslu Panggil Enam Pangulu Nagori Terkait Ajakan Memilih Paslon Kepala Daerah Simalungun

“Nggak masalah kalau memang Rp18 miliar yang diajukan untuk Pilpanag dalam P-APBD 2022 nanti. Tapi nggak perlu geser anggaran dari OPD lain, pakai anggaran sisa tahun 2021 kemarin aja,” katanya.

Menurut sepengetahuan Bernhard, sisa belanja Pemerintah Daerah Kabupaten Simalungun tahun 2021 terdapat lebih kurang sebesar Rp18 miliar.

Uang itu bisa dipakai untuk menambal kekurangan menyelenggarakan Pilpanag.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved