Berkunjung ke Dairi, Djohar Arifin Husin Berbagi Sembako hingga Minta Doa untuk Pemilu 2024

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Djohar Arifin Husin kembali mengunjungi Kabupaten Dairi. 

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Djohar Arifin Husin, Anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra memberikan bantuan sembako di SMP Muhammadiyah Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, 

TRIBUN-MEDAN.COM,DAIRI - Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Djohar Arifin Husin kembali mengunjungi Kabupaten Dairi

Djohar Arifin hari ini mengunjungi Sekolah SMP Muhammadiyah yang berada di Desa Panji Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi.

Dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Desa Kuta Tengah Kecamatan Siempat Nempu Hulu.

Dalam kunjungan tersebut, Djohar Arifin membagikan sembako berupa beras kepada masyarakat yang ada di dua lokasi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Djohar Arifin mengucapkan terima kasih atas dukungan dari masyarakat Kabupaten Dairi yang telah memilihnya dalam pemilihan beberapa waktu lalu.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Dairi ini, karena telah memilih saya dalam pemilihan tahun lalu," katanya. 

Ia juga meminta dukungan kepada masyarakat untuk kembali memilihnya dalam Pemilihan Legislatif tahun 2024 mendatang.

"Saya mohon doa dan dukungannya , karena Kabupaten Dairi ini termasuk dapil saya termasuk Langkat, Karo, Simalungun, dan Pakpak Bharat," ujarnya.

Masyarakat dari Desa Kuta Tengah menyampaikan kesiapannya dalam mendukung Djohar Arifin untuk kembali maju dalam pemilihan legislatif pada tahun 2024.

"Kami siap mendukung pak Djohar Arifin apapun cita - cita bapak kedepannya," kata seorang warga, Sinaga.

Akan tetapi, dirinya yang merupakan seorang petani menyampaikan beberapa keluhan termasuk kelangkaan pupuk dan beberapa alat pertanian.

"Kami disini pupuk sangat langka sekali pak. Agak kesulitan kami dalam mencari pupuk tersebut. Selain itu beberapa alat pertanian juga kami memohon untuk bantuannya," ujarnya. 

Mendengar keluhan tersebut, Djohar Arifin menyebutkan bahwa kelangkaan pupuk merupakan masalah tingkat Nasional.

"Untuk pupuk, saat ini memang menjadi masalah nasional, namun untuk kelangkaan pupuk itu sendiri dan masalah alat pertanian, akan saya bicarakan dengan Dirjen Pertanian. Semoga permasalahan tersebut bisa di selesaikan," ungkpanya.

(Cr7/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved