Polemik Gereja HKBP Pabrik Tenun

Polemik Internal Gereja HKBP Pabrik Tenun, Jemaat Sebut Pendeta Rumondang Sitorus Pembohong

Konflik internal antara sejumlah jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun dengan Pendeta Rumondang Sitorus tak berkesudahan

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ANUGRAH NASUTION
Mely Siregar, satu diantara jemaat yang protes terhadap Pendeta Rumondang Sitorus 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Konflik internal antara sejumlah jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun, dengan Pendeta Rumondang Sitorus seakan tak berkesudahan.

Pada Minggu (5/6/2022) kemarin, konflik kembali muncul.

Sejumlah jemaat yang mengenakan baju serba putih keluar dari Gereja HKBP Pabrik Tenun, ketika melihat kehadiran Pendeta Rumondang Sitorus.

Para jemaat keluar, karena tidak mau melihat dan dipimpin oleh Pendeta Rumondang Sitorus.

 

 

Jemaat bepakaian putih bilang, bahwa Pendeta Rumondang Sitorus adalah sosok pembohong.

Terkait tudingan ini, Tribun-medan.com sampai sekarang masih berupaya mengonfirmasi Pendeta Rumondang Sitorus.

"Waktu dia (Pendeta Rumondang Sitorus) mau berkotbah, kami keluar. Ngapai kami mendengarkan pengkotbah yang pembohong seperti itu," kata Mely Siregar, satu dari sejumlah jemaat, Minggu (5/6/2022).

Mely mengatakan, bahwa kehadiran Pendeta Rumondang Sitorus tidak diharapkan.

Sehingga dia dan sejumlah rekannya sepakat untuk meninggalkan Gereja HKBP Pabrik Tenun saat ibadah akan dimulai.

"Ini sebagai aksi, kalau kami tidak suka dengan pimpinan gereja," katanya.

Disinggung lebih lanjut mengenai konflik internal ini, Mely juga merasa kecewa dengan kejadian yang berlangsung beberapa minggu lalu.

Mely tidak sepakat jika mereka dituding ingin membuat keonaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved