Pelecehan Seksual

IDENTITAS 10 Pelaku Rudapaksa Remaja Putri di Tapanuli Utara, Polres Bergegas Limpahkan ke Kejari

Hari berikutnya, pelaku lain yakni APDH, RDAM, EGFTN, LMS, ASS dan DH juga melakukan pengancaman, disertai dengan tindak persetubuhan. 

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
Shutterstock
ILUSTRASI - Rudapaksa. 

Polres Taput sedang Siapkan Berkas Kasus Rudapaksa di Taput agar Segera Diserahkan ke Kejari Taput

TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULI UTARA – Pihak kepolisian di Tapanuli Utara menjelaskan soal adanya pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara.

Kini, pihaknya masih melengkapi berkas-berkas dan barang bukti untuk segera dikirimkan ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapanuli Utara.

Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan, di sebuah kecamatan yang ada di Kabupaten Tapanuli ada 10 pelaku pelecehan seksual.

7 di antaranya masih tergolong anak-anak dan 3 yang sudah kategori dewasa melakukan persetubuhan dengan seorang anak yang masih di bawah umur.

Selanjutnya, ia menguraikan perihal inisial para tersangka.

Ia menjelaskan, dari laporan tersebut, ibu korban menerangkan bahwa anaknya telah dirudapaksa oleh 10 orang laki-laki di mana 7 orang di antaranya masih di bawah umur dan 3 orang sudah dewasa.

"Pelakunya yaitu, DH (19), APDH (20) , BAS (20), RDAM (17) , LMS (15) , EGFTN (16) , MRH (16 ) , ASS (17) , JS (16 ) , JAH (17 ) semua warga satu Kelurahan di salah satu Kecamatan di Taput," ujar Aiptu Walpon Baringbing, Selasa (7/6/2022).

Secara khusus, bagi para tersangka yang masih di bawah umur, pihaknya memberlakukan proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Semuanya sudah ditahan. Penerapan hukum kepada anak di bawah umur itu sebagai tersangka ada khusus. Artinya, salah satu contoh, penahanannya beda dengan yang sudah dewasa. Penahanan pertama terhadap anak di bawah umur itu adalah 10 hari. Jadi, setelah 10 hari itu, perpanjangannya cuma 5 hari,” terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved