Pelaku Pembunuhan Sejoli di Nagreg Sudah Divonis, Ibu Salsabila Tetap Tunggu Permintaan Maaf

Suryati, ibu Salsabila masih tetap menunggu permintaan maaf dari keluarga Kolonel Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko dan Koptu Ahmad Soleh

Tribunnews.com/Gita Irawan
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terkait kecelakaan di Nagreg Jawa Barat, Kolonel Inf Priyanto, di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta pada Kamis (7/4/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta telah memvonis tiga terdakwa pembunuh sejoli di Nagreg, yakni Kolonel Priyanto dan Kopda Andreas Dwi Atmoko Selasa (7/6/2022).

Suryati (42), ibu dari Salsabila, korban tabrakan Kolonel Priyanto,mengaku puas dengan vonis seumur hidup yang diberikan hakim.

"Kalau menurut saya mah sudah setimpal hukuman seumur hidup," kata Suryati dikutip dari Kompas.com, Selasa.

Baca juga: NASIB Kolonel Priyanto, Divonis Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Dinas Militer

Baginya, hukuman yang disematkan pada Kolonel Priyanto itu sudah cukup membuat dia dan keluarga tenang.

"Tapi itu memang sudah keputusan yang impas bagi ibu," jelasnya.

Kendati demikian, Suryati masih tetap menunggu permintaan maaf dari keluarga Kolonel Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko dan Koptu Ahmad Soleh.

"Kalau bisa keluarga dari ketiga terdakwa datang ke sini, perlihatkan itikad baiknya. Itu sebetulnya harapan saya, semua keluarganya datang ke sini," kata dia.

Salsabila merupakan salah satu adalah korban tabrakan yang dilakukan oleh Kolonel Priyanto pada 8 Desember 2021 lalu di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sebelumnya diberitakan, hari ini tersangka yang menewaskan dua sejoli di Nagreg, Kabupaten Bandung, Kolonel Infanteri Priyanto, divonis hukuman seumur hidup.

Baca juga: Terbukti Melakukan Pembunuhan Berencana, Kolonel Priyanto Dipenjara Seumur Hidup & Dipecat dari TNI

Selain itu, dia juga dikeluarkan dari Dinas Tentara Nasional Indonesia (TNI). Vonis dibacakan oleh Majelis Hakim Tinggi II, Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (7/6/2022).

Adapun Priyanto dan dua anak buahnya membuang tubuh Handi dan Salsabila ke Sungai Serayu, Jawa Tengah, usai menabrak sejoli tersebut di Nagreg.

Ia bersama dua anak buahnya, Kopda Andreas Dwi Atmoko dan Koptu Ahmad Soleh, kemudian menjalani persidangan sebagai terdakwa.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ibu Salsabila Tunggu Permintaan Maaf dari Keluarga Kolonel Priyanto

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved