Perwira Dilapor ke Propam

Eks Plh Kasat Reskrim Polres Dairi Dilapor ke Propam Polda Sumut oleh Istri Tersangka Pembakaran

Eks Plh Kasat Reskrim Polres Dairi, Iptu Sumitro Manurung dilaporkan ke Propam Polda Sumut oleh istri tersangka dugaan pembakaran

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Eks Kasat Reskrim Polres Dairi, Iptu Sumitro Manurung dilaporkan ke Propam Polda Sumut oleh Dermauli Marpaung, istri Agus Siregar, tersangka dugaan pembakaran mobil perusahaan di Padang Lawas.

Menurut Dermauli, dia dirugikan atas kebijakan dan statemen Iptu Sumitro Manurung saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Dairi.

Kala itu, Sumitro menyebut Agus, suami Dermauli sebagai pembunuh.

Padahal, Agus adalah tersangka pembakaran mobil.  

"Dia seorang kepala rumah tangga, sampai kapan aku menderita. Semua keluarga, tetangga mengucilkanku gara-gara pemberitaan suamiku dituduhkan pembunuh. Aku berharap nama baiknya ini dibersihkan demi mendapatkan keadilan, karena memang dia tidak melakukannya," kata Dermauli Marpaung, Rabu (8/6/2022).

Dermauli menceritakan, sebelum terjadi dugaan pembakaran, suaminya itu sedang menghadiri pesta.

Di situ suaminya dihubungi agar memediasi sengketa antara warga sekitar dengan perusahaan.

Disinilah suaminya terlibat dugaan pengerusakan mobil perusahaan yang dibakar massa.

"Siap diantar aku ke rumah, suamiku berangkat gitu aja yang kutau. Gak ada melakukan pembunuhan karena suamiku jiwa sosialnya tinggi."

Sementara itu kuasa hukum pelapor Paul JJ Tambunan mengatakan kliennya juga dirugikan lantaran disebut DPO.

Padahal, kepolisian tidak pernah menerbitkan surat tersebut.

Paul menyebut pria yang disebut DPO pembunuhan sedang menjalani persidangan di Padang Lawas. Dia didakwa kasus dugaan pembakaran, bukan pembunuhan.

"Istri dari terdakwa ini sangat keberatan dengan berita tersebut karena hari ini suaminya hanya didakwakan kasus dugaan melakukan pembakaran sebuah mobil," ucapnya.

Paul pun menyebut akan melaporkan Iptu Sumitro Manurung ke SPKT Polda Sumut atas dugaan pencemaran nama baik dan berita bohong.

Dalam sidang, Agus Siregar pun belum terbukti melakukan penyiraman dan pembakaran mobil secara langsung.

"Kami juga menemukan bukti yang diterima di persidangan suami klien kami ini tidak ada melakukan penyiraman atau melakukan pembakaran mobil secara langsung sehingga kita sangat kecewa dengan pemberitaan ini karena pihak kepolisian Polres dari tidak menggunakan azas praduga tak bersalah kepada terdakwa ini saat menyampaikan."(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved