Breaking News:

Tempat Wisata di Sumut

Gedung Geopark Kaldera Toba Suguhkan Wisata Edukatif Sejarah Danau Toba, Biaya Masuk Hanya Rp 10Ribu

Para wisatawan dapat memperoleh informasi seputar sejarah Danau Toba bahkan kondisi geografisnya dengan berkunjung ke Pusat Informasi Geopark Kaldera

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menjelajahi Danau Toba tak hanya membuat wisatawan kagum dengan panorama alamnya namun juga sejarah yang melatarbelakanginya.

Menariknya, para wisatawan dapat memperoleh informasi seputar sejarah Danau Toba bahkan kondisi geografisnya dengan berkunjung ke Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba.

Untuk masuk ke tempat wisata, pengunjung dapat merogoh kocek seharga Rp10 ribu per orang w mendapatkan fasilitas penayangan video dan penjelasan mengenai Danau Samosir.

Baca juga: Edy Rahmayadi Dorong Pengembangan Segitiga Wisata Religi di Barus

"Di dalam ini nanti kita akan menonton video letusan Danau Toba. Kemudian setelah itu kita juga ada untuk display room yang nanti akan ada penjelasan yang dibawakan oleh pemandu," ungkap Pengelola Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba Rosanti Simanjorang.

Dalam memberikan informasi, Rosanti menjelaskan secara rinci mulai dari terbentuknya Danau Toba yang juga dijelaskan melalui display maupun maket pulau Samosir.

Diakui Rosanti jika saat ini mulai banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba.

"Tempat ini sudah banyak yang tahu tapi ada juga yang tidak tahu. Nah kita harapkan para wisatawan untuk dapat berkunjung kesini karena nanti kita akan menginformasikan tempat-tempat yang bagus," ujarnya.

Untuk tingkat kunjungan, Rosanti mengatakan jika wisatawan akan ramai berkunjung pada saat akhir pekan, diantaranya pukul 08.00-18.00 WIB.

"Kalau untuk usia kita dari SD sampai lansia sudah pernah berkunjung kesini dan kalau untuk pengunjung saat ini banyak berasal dari Medan," kata Rosanti.

Perlu diketahui bahwa sejarah Pulau Samosir dan Danau Toba memiliki sejarah yang cukup melegenda yang terbentuk saat Gunung Api meletus sebanyak 3 kali.

Baca juga: SERUNYA Berkemah dengan Suasana Hutan Pinus di Objek Wisata Sikulikap, Berikut Biayanya

"Yang pertama itu 840 ribu tahun lalu itu yang terjadi di Porsea. Kemudian, kedua 500 ribu tahun yang lalu itu terjadi di Harearanggaol. Dan 74 ribu tahun lalu yang terjadi di Kawasan Sibandang," tuturnya.

"Kalau untuk ke depan belum ada informasi, tapi mungkin dari BMKG tetap meninjau perkembangan Danau Toba dari beberapa gunung api kita yang masih aktif sampai sekarang," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved