Okupansi Meningkat, Bisnis Perhotelan di Sumut Membaik

Hal ini juga turut didukung adanya kebijakan pelonggaran kegiatan masyarakat serta kegiatan menuju Era New Normal.

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN / ANGEL
Suasana kamar di sebuah hotel di Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Geliat perekonomian yang didukung industri pariwisata dirasakan dampaknya setelah libur Idul Fitri 1443 H.

Pada momen tersebut menjadi berkah bagi bisnis perhotelan di Kota Medan, dimana tingkat hunian yang semakin membaik.

Hal ini juga turut didukung adanya kebijakan pelonggaran kegiatan masyarakat serta kegiatan menuju Era New Normal.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI Sumut Denny S Wardhana mengatakan, jika tingkat hunian ini sudah mulai berangsur membaik, terhitung sejak tidak diberlakukannya PCR untuk pelaku perjalanan.
Ia mengatakan, di Kota Medan, okupansi perhotelan berada di angka 60 sampai 70 persen dan untuk restoran sendiri Denny melihat keterisian pengunjung sudah mulai meningkat.

Baca juga: SELECTA Hotel Beri Harga Promo di Momen Lounching Perdana, Harga Mulai Rp 300 Ribuan

"Memang kita tidak bisa menghitung dari okupansi kalau restoran, tetapi melihat dari kemarin ada pembatasan dari jumlah pengunjungnya, tetapi sudah mulai normal kembali, ini bisa kita katakan 90 persen sudah ada peningkatannya," tuturnya.

Dikatakannya, untuk daerah wisata di Sumatra Utara juga turut mengalami peningkatan okupansi dan keterisian tamu restoran dan telah berada di angka 80 persen.

"Hotel didominasi pengunjung itu khususnya di daerah pariwisata yakni Karo dan Toba dan pada umumnya meningkat ketika weekend dan hari libur meningkat mencapai 80 sampai 90 persen," imbuhnya.

Ia juga menyebutkan, selain faktor kebijakan pelonggaran kegiatan masyarakat serta kegiatan yang menuju era New Normal, faktor lainnya juga didukung oleh vaksinasi.

Disebutnya, saat ini tingkat kepedulian masyarakat terhadap vaksinasi yang kian meningkat kesadarannya, menjadi faktor lain meningkatnya roda perekonomian Sumut khususnya di sektor pariwisata.

"Oleh karena itu, jumlah vaksinasi yang sudah tercapai sehingga membuat masyarakat kian percaya diri untuk berlibur," ungkapnya.

Ditambahkannya, meski pun saat ini pelonggaran aktivitas masyarakat dan menuju New Normal, masyarakat diminta tetap menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat memasuki area hotel.

"Saya juga berharap mudah-mudahan kasus Covid-19 tidak meningkat kembali sehingga roda perekonomian kembali normal dan meningkat dan intinya sebelum kita dijadikan endemi, protokol kesehatan tetap dijalankan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved