Berita Taput

TAPUT Masuk Zona Merah Kejahatan Anak, Soal Kasus Ayah Tiri Rudapaksa Anak hingga Hamil

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka menyampaikan bahwa Tapanuli Utara masuk dalam kategori zona merah kejahatan seksual anak.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, TAPUT - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka menyampaikan bahwa Tapanuli Utara masuk dalam kategori zona merah kejahatan seksual anak.

Ia juga menyampaikan bahwa kejahatan seksual yang terjadi di Taput pada umumnya dilakukan oleh orang terdekat korban.

"Atas terungkapnya kasus ini, tidaklah berlebihan jika Tapanuli Utara itu menjadi zona merah kejahatan seksual. Karena apa? 52 persen itu didominasi oleh kejahatan seksual dan dilakukan oleh orang terdekat," ujar Arist Merdeka Sirait.

Bahkan, ia juga menyampaikan soal kekerasan seksual yang baru-baru ini menyita perhatian masyarakat Taput, anak di bawah umur jadi pemuas, nafsu 10 lelaki, 3 diantaranya masih di bawah umur.

"Yang sangat memilukan adalah dimana korbannya anak-anak serta pelakunya anak-anak. Ini adalah peristiwa yang harus dihentikan," sambungnya.

Sehingga, dalam waktu dekat, ia bakal mengajak Pemkab Taput mengedukasi masyarakat soal kekerasan seksual terhadap anak.

"Maka dalam waktu dekat, kita akan berkomunikasi dengan Pak Bupati agar mengumpulkan semua kepala desa dan orang tua agar diberikan edukasi," terangnya.

"Kami juga sudah bersepakat dengan Pak Kapolres Taput dalam bulan depan, Hari Anak Nasional, kita akan kumpulkan itu," sambungnya.

Baca juga: PENYAKIT Malaria Merebak Sergai, 28 Orang Jalani Perawatan di RSUD Sultan Sulaiman

Baca juga: Nasib Istri Muda Didi Kempot, 2 Tahun Menjanda, Yan Vellia Kini Jualan Nasi Goreng demi Nafkahi Anak

Sebelumnya telah diberitakan, seorang tersangka AS (35) telah diringkus polisi atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak yang dilakukan secara berlanjut.

AZP (14), seorang perempuan di bawah umur menjadi kekerasan seksual ayah tiri bejat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved