Korupsi IPAL

Jaksa Geledah Dinas Kesehatan Deliserdang dan Sita Dokumen, Cari Bukti Korupsi IPAL Dua Puskesmas

Penyidik Kejari Deliserdang menggeledah Dinas Kesehatan Deliserdang cari bukti korupsi IPAL di dua puskesmas

Editor: Array A Argus
IST
Tim Kejari Deliserdang meneggeledah kantor Dinas Kesehatan Deliserdang untuk mencari bukti dugaan korupsi IPAL, Kamis (16/6/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- Penyidik Pidana Khusus dan Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Deliserdang menggeledah Dinas Kesehatan Deliserdang, Kamis (116/6/2022) kemarin.

Jaksa menggeledah kantor Dinas Kesehatan Deliserdang untuk mencari bukti dugaan korupsi IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) di dua puskesmas yang ada di Kabupaten Deliserdang.

Dalam penggeledahan ini, penyidik Kejari Deliserdang ada menyita sejumlah dokumen, yang diduga berkaitan dengan dugaan korupsi IPAL tersebut.

Menurut Kasi Intelijen Kejari Deliserdang, Sahron Hasibuan, dugaan korupsi IPAL ini merupakan proyek yang dikerjakan tahun 2020 lalu, yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Proyek IPAL dilaksanakan di dua puskesmas, masing-masing Puskesmas Galang dan Puskesmas Patumbak.

Setelah proyek dilaksanakan, ternyata IPAL yang dikerjakan tidak berfungsi.

"Ada sekitar 15 orang termasuk saya dan Kasi Pidsus yang turut melakukan penggeledahan. Sekira pukul 13.00 WIB baru selesai," kata Sahron.

Dia mengatakan, ada dua boks dokumen yang mereka bahwa dari Dinas Kesehatan Deliserdang.

Semua dokumen yang disita disinyalir ada kaitannya dengan dugaan korupsi IPAL ini. 

"Saksi yang kami periksa sebelumnya sudah ada membawa dokumen, tapi itu masih copiannya saja," kata Sahron.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved