Breaking News:

Korupsi IPAL

Jaksa Geledah Dinas Kesehatan Deliserdang dan Sita Dokumen, Cari Bukti Korupsi IPAL Dua Puskesmas

Penyidik Kejari Deliserdang menggeledah Dinas Kesehatan Deliserdang cari bukti korupsi IPAL di dua puskesmas

Editor: Array A Argus
IST
Tim Kejari Deliserdang meneggeledah kantor Dinas Kesehatan Deliserdang untuk mencari bukti dugaan korupsi IPAL, Kamis (16/6/2022). 

Hadir dalam penggeledahan itu Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista, Kepala Inspektorat, Edwin Nasution dan Plt Kabag Hukum Pemkab, Muslih Siregar.

"Dari kami intinya ikuti prosedur hukum saja sebagai warga negara yang baik," kata Ade. 

Dia mengatakan, pihaknya sudah sempat memenuhi panggilan Kejari Deliserdang beberapa waktu lalu.

"Itu (proyek IPAL) pekerjaannya tahun 2020. Memang sekarang rusak dan tidak berfungsi, tapi baru dari bulan 3 atau bulan 4 tahun 2020 rusaknya. Biaya pemeliharaannya enggak ada, karena keterbatasan anggaran," kata Ade.

Dia mengatakan, bahwa petugasnya cuma bisa membersihkan saja.

Terkait anggaran, uang yang sudah digelontorkan untuk proyek IPAL ini sudah menapai Rp 900 juta.

Sebelum dikerjakan, Ade mengklaim sudah lebih dahulu melalui proses tender di Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP). 

Dijelaskan Ade. bahwa IPAL yang dibangun di dua puskesmas itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan.

"Limbah air itu seperti darah, air sisa uri untuk yang baru melahirkan. Air kencingnya itu juga dibuang ke situ. Belum semua puskesmas ada, karena dapat dananya juga dari pusat. Tahun 2020 yang kami usulkan sempat 6 puskesmas, tapi yang disetujui 2," pungkas Ade.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved