Tragedi KM Sinar Bangun

4 Tahun Tragedi KM Sinar Bangun, Masyarakat Tabur Bunga

Peringatan kali ini dilaksanakan atas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tigaras.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALIJA
Peringatan musibah ini ditandai dengan acara tabur bunga di titik tenggelamnya kapal motor tersebut, Sabtu (18/6/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN- Sudah empat tahun berlalu, peristiwa besar di Danau Toba, yaitu tenggelamnya KM Sinar Bangun kini dikenang masyarakat dan keluarga korban.

Peringatan musibah ini ditandai dengan acara tabur bunga di titik tenggelamnya kapal motor tersebut, Sabtu (18/6/2022).

Baca juga: Rilis Single Pejalan Abadi, Band Ampas Kopi Kenang Tragedi Kapal Sinar Bangun

Peringatan kali ini dilaksanakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tigaras.

Kemudian Korsatpel Dermaga Tigaras, Danramil dan Kapolsek Dolok Pardamean serta yang tak ketinggalan adalah korban dan keluarga korban yang selamat.

Kepala Dinas Perhubungan Simalungun Sabar Saragih menyampaikan peringatan ini dilaksanakan hanya spontanitas untuk mengenang kembali saudara dan keluarga yang sudah berpulang kepangkuan Tuhan lebih dulu. 

“Hanya spontanitas aja. Dihadiri korsatpel dermaga tigaras, danramil Dolok Pardamean, Polsek Dolok Pardamean, korban yang selamat dan keluarga korban, dan Dishub mewakili Pemkab Simalungun. Tabur bunga menggunakan KMP Sumut,” kata Sabar seusai acara, Minggu (19/6/2022)

Sabar menyampaikan, tabur bunga dilaksanakan di titik tenggelamnya KM Sinar Bangun.

Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama di tugu/ monumen peringatan untuk para korban.

Beberapa korban dan keluarga juga sempat menyampaikan sepatah dua patah kata atas peristiwa itu.

“Semoga para korban baik yg ditemukan maupun yg hilang agar ditempatkan di tempat terbaik oleh Allah SWT,” kata Sabar.

Baca juga: Belajar dari Tragedi KM Sinar Bangun, 2 Jendral Bintang 2 ke Samosir Cek Pengamanan Pos Ketupat Toba

Sabar menyampaikan, peristiwa tenggelamnya  KM Sinar Bangun harus dijadikan momentum bangkit untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengembalikan kepercayaan publik untuk berkunjung dan menikmati keindahan Danau Toba.

“Pesan saya, agar seluruh stakeholder penyelenggara atau pelaku penyebrangan di perairan Danau Toba agar benar benar mematuhi aturan pelayaran agar tidak terjadi kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan.” katanya.

“Buat para pengunjung wisata agar jangan khawatir datang ke Danau Toba khususnya ke Tigaras, karena sudah banyak perbaikan perbaikan yang dilakukan,” ajak Sabar kepada calon wisatawan.

(Alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved