Pupuk Palsu

Duh, Anggota DPRD Dairi Kena Tipu Beli Pupuk Palsu, Kadis Perindag: Pengawasan Tugas Provinsi

Seorang anggota DPRD Dairi bernama Bona Sitindaon kena tipu beli pupuk palsu

Istimewa
ILUSTRASI PUPUK PALSU: Kodim 0421/Lampung Selatan menggagalkan pengiriman pupuk palsu seberat 4 ton dari Katibung, Lampung Selatan, menuju Kabupaten Lampung Utara. 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIDIKALANG - Bona Sitindaon, anggota DPRD Dairi kena tipu beli pupuk palsu.

Setelah kena tipu beli pupuk palsu, Bona Sitindaon resmi melapor ke Polres Dairi.

Bona Sitindaon ingin kasus beli pupuk palsu ini diproses, dan pelakunya ditangkap.

Pascakasi tipu-tipu ini ramai dibahas, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag UMKM) Dairi angkat bicara.

Baca juga: ANGGOTA DPRD Dairi Ditipu Penjual Pupuk Palsu, Beli Harga Murah, Kini Ngadu ke Polres Dairi

Disperindag UMKM Dairi mengaku sudah mengambil sampel pupuk SP 36 yang diduga kadar kandungannya tidak sesuai standar, Selasa (21/6/2022).

Kabid Perdagangan Disperindag Dairi, Aswin Bintang mengatakan, sampel tersebut akan dikirim ke Pemprov Sumut.

"Ini ada sampel pupuk dengan merk SP 36 kami ambil dari pedagang di Huta Rakyat, untuk kami kirimn ke provinsi di bagian Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3)," ujarnya.

Dirinya mengatakan, pengawasan peredaran barang dan jasa untuk pupuk non subsidi merupakan tanggung jawab provinsi.

Baca juga: Petani Samosir Dapat Bantuan 700 Kg Bibit Kentang Granola dan Tiga Ton Pupuk Organik

Sedangkan untuk di tingkat kabupaten, hanya mengawasi bagian pupuk yang disubsidi.

"Untuk pengawasan dan peredarannya itu ditingkat provinsi, tidak melalui kami. Kami hanya melakukan pengawasan terhadap pupuk yang subsidi," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved