Breaking News:

Pdt WTP Simarmata Berpulang

Ephorus HKBP Robinson Butarbutar Ungkap Perbincangan Terakhir dengan Mendiang Pdt WTP Simarmata

Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar mengungkapkan perbincangan terakhir dengan Pendeta WTP Simarmata di rumah sakit.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN MEDAN / MAURITS PARDOSI
Suasana saat Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar tumpangkan tangan di atas peti jenazah Pendeta WTP Simarmata di Gereja HKBP Simarmata, Senin (21/6/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar mengungkapkan perbincangan terakhir dengan Pendeta WTP Simarmata di rumah sakit.

Tepat pada hari pemakaman Pendeta WTP Simarmata, Pendeta Robinson Butarbutar menjadi pemimpin ibadat pemakaman almarhum tersebut di Lumban Dorpi, Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Toba, Selasa (22/6/2022).

"Saya menyampaikan terima kasih, karena bisa memberangkatkan Ephorus Emeritus Dr (HC) WTP Simarmata karena seminggu yang lalu. Saya mengunjungi beliau di rumah sakit," ujar Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar.

Sejak perarakan dari halaman gereja hingga ke masuk ke ruangan Gereja HKBP Simarmata, ia terlihat sedih.

Bahkan dalam kotbahnya, ia senantiasa mengingatkan keluarga mendiang agar tetap bersemangat dan penuh harapan dalam menjalankan hidup.

Saat bertemu di rumah sakit, Pendeta Robinson mengungkapkan kebersamaan bersama mendiang.

Ia berbincang cuma tiga menit, perjumpaan tersebut amat berarti baginya.

Pasalnya, Pendeta WTP Simarmata dorong Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar agar tetap kuat dalam menjalankan tugas sebagain pemimpin Gereja HKBP.

"Kami sempat bercerita sekitar 3 menit. Ia masih mendorong saya sebagai ephorus, melayani umat demi kebangkitan HKBP dan kesaksiannya di tengah-tengah masyarakat," ungkapnya.

Prosesi pemakaman Pdt WTP Simarmata yang dilangsungkan di Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Selasa (21/6/2022)
Prosesi pemakaman Pdt WTP Simarmata yang dilangsungkan di Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Selasa (21/6/2022) (TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI)

Bahkan, mendiang juga masih bertanya soal keadaan keluarga Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar.

"Ia juga sempat bertanya tentang keluarga saya. Itu berarti, ia tetap mengasihi kami adik-adiknya, penerus dia sebagai pendeta," ungkapnya.

Menurutnya, Pendeta WTP Simarmata memberikan keteladanan perihal kompetensi melayani umat.

"Keteladanan yang bisa dicontoh dari dia adalah kompetensi melayani. Kompetensi melayani, ia sangat piawai apalagi dengan kotbahnya," terangnya.

"Ia sangat yakin dengan apa yang ia sampaikan, apalagi dengan bahasa dan gaya yang santun. Tapi juga tegas," terangnya.

Menurutnya, almarhum Pendeta  WTP Simarmata adalah sosok yang tegas. Walaupun demikian, ia tetap bersahabat dengan banyak orang, termasuk orang yang berbeda pandangan dengan dirinya.

"Dari sisi karakter, ia adalah orang yang bersahabat dengan semua pihak, termasuk dengan orang-orang yang berseberangan dengan dia, berbeda pendapat. Itu dari karakternya,"

"Kapan saja kita ketemu dia, ia tetap senyum dan mendorong serta menginspirasi agar kita bisa melangkah lebih lanjut, lebih tinggi lagi je hal-hal yang lebih baik lagi," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved