Pemkab Deliserdang

Tahun Ini, Kabupaten Deliserdang Masuk Nominasi Kabupaten Layak Anak, Bupati Harapkan Sinergitas

Bupati menegaskan dalam menjamin hak-hak anak untuk bisa hidup, tumbuh dan berkembang serta mendapatkan perlindungan.

Editor: Satia
Dok. Pemkab Deliserdang
Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan mengikuti Pelaksanaan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA), di Aula Cendana, Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (8/6/2022).  

TRIBUN-MEDAN.COM, DELISERDANG - Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan mengikuti Pelaksanaan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA), di Aula Cendana, Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (8/6/2022). 

Di kesempatan itu, Bupati menegaskan dalam menjamin hak-hak anak untuk bisa hidup, tumbuh dan berkembang serta mendapatkan perlindungan.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Deliserdang menerbitkan dasar dan hukum penyelenggaraan perlindungan anak yang dimasukkan ke dalam Peraturan Daerah (Perda) No.5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak dan Perda No.4 tahun 2017 tentang Ketahanan Keluarga. 

Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, kata dia, dilaksanakan melalui sinergitas antara perangkat daerah dan lembaga yang diwadahi, melalui gugus tugas dan forum koordinasi lainnya, evaluasi pembangunan yang terpadu.

Setiap perangkat daerah dan lembaga diharapkan mengikutsertakan anak secara aktif pada seluruh aktivitas sektor pembangunan.

"Hari ini, kita akan mengikuti Verifikasi Lapangan Hybrid Kabupaten Layak Anak Tahun 2022, di mana Kabupaten Deliserdang sebagai salah satu nominator. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Deliserdang, mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Provinsi Sumatera Utara, yang telah banyak membantu dan memberikan bimbingan kepada kami," katanya.

Kemudian, ia berharap, sinergitas antara lembaga dan instansi dapat terus diperkuat, guna menjadikan Kabupaten Deliserdang sebagai daerah Layak Aanak.

"Semoga sinergitas dan kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang positif, sportif dan ramah anak terus terjalin bahkan ditingkatkan, sehingga Kabupaten Deli Serdang menjadi bagian dalam upaya untuk menjadikan negara maju dan hebat menuju Indonesia Layak Anak 2030, Indonesia Emas 2045," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Ir Remus Hasiholan Pardede, selaku Ketua Gugus Tugas KLA Deli Serdang, dalam paparannya menjabarkan ada lima klaster dalam upaya mendukung KLA. 

Pertama, hak sipil dan kebebasan anak. Yaitu dengan peraturan daerah administrasi penduduk. Peraturan ini juga menjadi inovasi percepatan pemilikan akta kelahiran. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved