Manfaat Baca Buku

6 Manfaat Rutin Membaca Buku, Menurunkan Tingkat Stres hingga Mengasah Daya Ingat

Kegiatan membaca buku bisa menjadi salah satu cara melepas lelah dan stres jika kita sudah menemukan genre buku yang tepat untuk diri kita.

Tayang:

TRIBUN-MEDAN.com - Membaca buku diketahui memiliki banyak manfaat yang tak terduga.

Tetapi sayang, terkadang karena kesibukan dan rasa lelah sering kali menjadi penyebab kita untuk tidak membaca buku.

Padahal kegiatan membaca buku bisa menjadi salah satu cara melepas lelah dan stres jika kita sudah menemukan genre buku yang tepat untuk diri kita.

Tapi, masih banyak orang yang malas membaca buku karena menganggap melakukan ini terlalu menguras otak atau bahkan merasa hanya membuang-buang waktu saja.

Bagi mereka yang tidak suka membaca, mungkin akan berubah pikiran setelah mengetahui tentang manfaat yang dihasilkan dari membaca buku.

Baca juga: KEROYOK Orang Karena Masalah Parkir hingga Terkapar, Ali Botak Dituntut 3 Tahun Penjara

Dilansir dari Kompas.com, berikut ini beberapa manfaat jika kamu rajin membaca buku, yaitu:

1. Meningkatkan IQ

Penelitian menunjukkan anak-anak yang rajin membaca bisa tumbuh menjadi orang yang lebih cerdas. Riset yang dilakukan selama satu dekade oleh masyarakat Inggris untuk penelitian dalam Perkembangan Anak menganalisis perkembangan kognitif hampir 2.000 set kembar identik.

Dalam riset tersebut, peneliti membandingkan keterampilan membaca dan skor tes peserta.

Hasil menunjukkan, anak kembar dengan kemampuan membaca awal terbaik mendapat skor lebih tinggi pada tes kecerdasan saat remaja daripada saudara kandungnya yang kurang rajin membaca.

2. Menurunkan tingkat stres

Tidak peduli berapa banyak stres yang kamu miliki di tempat kerja, atau dalam hubungan pribadi, semuanya bisa berkurang ketika kamu tenggelam dalam sebuah cerita menyenangkan dalam sebuah buku.

Buku novel yang ditulis dengan baik dapat membawa kamu ke dunia lain yang terasa baru dan menyenangkan.

Selain itu juga menghilangkan ketegangan dan memungkinkan kamu untuk bersantai sehingga dapat mengurangi stress.

Membaca selama 30 menit memiliki manfaat menenangkan yang sama dengan melakukan yoga dengan durasi waktu yang sama.

Hal tersebut sudah terbukti lewat riset 2009 yang dilakukan oleh peneliti University of Sussex. Menurut peneliti, hanya dengan membaca enam menit sehari dapat menurunkan tingkat stres sebesar 68 persen.

Hasil riset juga membuktikan pergi jalan-jalan, minum secangkir teh atau kopi, dan mendengarkan musik kurang efektif untuk mengusir stres daripada membaca.

3. Menambah pengetahuan

Dengan membaca buku, kamu akan mendapatkan informasi baru yang akan berguna bagi keseharian kamu dalam menjalani hidup.

Semakin banyak pengetahuan yang dimiliki, kamu akan semakin siap untuk mengatasi tantangan apa pun yang akan dihadapi.

Ingatlah bahwa meskipun kamu mungkin kehilangan segalanya seperti pekerjaan atau uang, pengetahuan tidak akan pernah hilang dari diri kamu.

Baca juga: RAFFI Ahmad Sebut Beli Pesawat Pribadinya dengan Harga Murah, Ruben: Jangan Gila Ya Bilang Murah

4. Meningkatkan kosa kata

Pada tahun 1990-an, peneliti terkemuka Keith Stanovich dan rekan-rekannya melakukan penelitian untuk menguji manfaat membaca.

Peneliti menemukan, orang yang membaca secara teratur memiliki sekitar 50 persen kosa kata yang lebih besar dan 50 persen lebih banyak pengetahuan berbasis fakta dibandingkan mereka yang tidak suka membaca.

Hasil tersebut diuji dengan Author Recognition Test (ART) untuk mengukur keterampilan membaca mata pelajaran peserta.

Dengan rutin membaca buku, maka semakin banyak kosakata yang diketahui dan akan memengaruhi gaya bertutur kamu.

Dengan kosakata yang bertambah, kamu akan lebih pandai berbicara dan menyampaikan gagasan.

Selain itu, kekayaan kosakata juga dapat membantu karier kamu, karena mereka yang banyak membaca, berbicara dengan baik, dan berpengetahuan luas cenderung mendapatkan promosi lebih cepat.

5. Memiliki empati yang lebih baik

Selain meningkatkan IQ, membaca juga dapat meningkatkan kemampuan emosional kita.

Riset 2013 dari Harvard membuktikan, peserta yang membaca fiksi sastra lebih baik dalam mengidentifikasi emosi ekspresi wajah daripada mereka yang membaca fiksi populer, non fiksi, atau tidak membaca sama sekali.

6. Mengasah daya ingat

Saat membaca buku, kamu akan mengingat berbagai macam karakter, latar belakang, suasana cerita, serta alur dan sub-plot yang merangkai setiap cerita.

Setiap memori baru yang kamu buat dapat menempah dan memperkuat memori yang sudah ada, yang membantu dalam mengingat memori jangka pendek serta menstabilkan suasana hati.

(cr19/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved