Koruptor dari PNS

Mayoritas Koruptor Adalah PNS, BI Gandeng KPK Warning Pemda Terapkan Sistem Digital

Data BKN menyebutkan bahwa koruptor paling banyak berasal dari sejumlah PNS

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
Ilustrasi PNS 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebut bahwa Pemprov Sumut menyumbang PNS koruptor terbanyak.

Dari data BKN tahun 2018, jumlah PNS koruptor itu mencapai 298 orang.

Melihat begitu banyak PNS koruptor di Sumut, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Pematangsiantar bersama dengan KPK dan Kemendagri meminta 8 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara meningkatkan penggunaan sistem pembayaran berbasis digital dalam setiap penerimaan dan belanja pemerintahan.

Tujuannya untuk menghindari penyalahgunaan wewenang dan korupsi.

Mengusung tema Hight Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, Rabu (17/6/2022) di Parapat, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Pematangsiantar menyampaikan, sejumlah negara di dunia telah mengadopsi sistem pembayaran berbasis digital.

“Di Kanada setiap orang memiliki 2 kartu kredit rata-rata. Di Amerika bahkan 3 kartu kredit per-orang, Swedia juga negara paling tinggi transaksi non-tunainya,"

"Negara-negara ini Indeks Korupsinya bagus. Dari data ini, Bahwa semakin tinggi transaksi tunai suatu negara, maka kecenderungan untuk korupsi semakin tinggi,” kata Munandar.

Munandar menyampaikan, Bank Indonesia mengajak Pemerintah Daerah khususnya di 8 kabupaten/kota (Siantar-Simalungun-Batubara-Tanjungbalai-Asahan-Labura-Labuhanbatu-Labusel) bisa mengadopsi sistem pembayaran dari negara-negara dengan indeks persepsi korupsi yang bagus.

Munandar menyampaikan dengan sistem pembayaran non-tunai (cashless) maka nota pembayaran bisa terlihat secara transparan, lebih efisien, dan aman.

Diketahui saat ini, rata-rata koruptor di Indonesia berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved