Rusunawa KEK Sei Mangkei Segera Dibangun, Gubernur Minta Pemkab Siapkan Infrastruktur

banyak hal yang harus disiapkan dalam pemenuhan insfrauktur di KEK Sei Mangkei tersebut agar investor tertarik berinvestasi.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Eti Wahyuni
HO
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendengarkan progres dan laporan terkait pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) pada kawasan Kek Sei Mangkei di Rumah Jabatan Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Rabu (22/6/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta Pemkab Simalungun membantu pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) terintegrasi yang diperuntukkan bagi pekerja Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun.

Edy Rahmayadi juga meminta Pemerintah Daerah (Pemda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumut untuk sigap dalam penyelesaian Rusunawa, baik terkait Peraturan Daerah (Perda) dan juga administrasinya. Saat ini progres yang dilaksanakan adalah dalam tahap Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK).

"Ini proyek nasional yang kepentinganya juga untuk Sumut, kalau daerah tidak men-support maka proyek ini akan maju mundur dan lama untuk terselesaikan. OPD dan Pemda harus selesaikan semua, baik itu Perda dan juga administrasi lainnya," ucap Edy Rahmayadi, saat membahas progress report Rusunawa KEK Sei Mangkei di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Rabu (22/6/2022).

Baca juga: GARDU Induk Sei Mangkei Siap Suplai Kebutuhan Listrik Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei

Edy Rahmayadi menyampaikan, banyak hal yang harus disiapkan dalam pemenuhan insfrauktur di KEK Sei Mangkei tersebut agar investor dapat tertarik masuk berinvestasi.

Ia juga menceritakan pengalaman buruk yang sebelumnya sempat terjadi, di mana 50 investor gagal berinvestasi karena pemenuhan infrastrukur yang kurang memadai.

Dalam hal penyiapan infrastruktur utilitas berupa sistem penyediaan air minum, pengelolaan sampah, pengelolaan air limbah, listrik, jalan, ruang terbuka hijau (RTH), dan drainase yang harus disiapkan stakeholder terkait, Edy Rahmayadi berjanji akan mengejar progres pembangunan ini secepatnya.

"Secepatnya Pak Dirjen akan saya desak OPD untuk menyelesaikan ini," katanya.

Sementara itu, Dirjen PDPPI Kemenkeu RI Brahmantio Isdijoso memaparkan beberapa progres yang harus ditindaklanjuti agar pembangunan Rusunawa ini dapat segera terselesaikan. Yakni, perlu partisipasi aktif dari Tim Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Panitia Pengadaan, dan OPD terkait untuk terlibat dalam setiap tahapan kegiatan.

Kemudian memastikan kepatuhan terhadap dokumen perencanaan sebagaimana dipersyaratkan di dalam regulasi KPBU dan memastikan perolehan perizinan lanjutan yang diperlukan untuk pelaksanaan proyek KPBU.

"Kita juga meminta kesesuaian lampiran RTRW Provinsi dengan rencana Proyek KPBU. Dimana saat ini Pemkab Simalungun sedang berencana untuk melakukan penyesuaian RTRW Kabupaten, agar zonasi likasi proyek diperuntukan bagi pemukiman," katanya.

Kepada DPRD Sumut, Brahmantio Isdijoso berharap terjalin komunikasi berkala untuk memperoleh persetujuan DPRD atas rancangan perjanjian KPBU dan Perjanjian Regres, penetapan Perda terkait skema pengembalian investasi Proyek KPBU, maupun pembentukan BLUD.

Diketahui, Rusunawa Terintegrasi bagi pekerja KEK Sei Mangkei yang berlokasi di Jalan Keramat Kubah, Desa Perdagangan II, Kabupaten Simalungun, ini nantinya akan dihuni bagi para pekerja yang tujuannya antara lain untuk membantu mempercepat pengembangan kawasan industri tersebut.

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved