Tips Kesehatan

Pernah Merasa Trauma Karena Dikhianati? Yuk Kenali Istilah Betrayal Trauma dan Dampaknya

Teori mengenai betrayal trauma dicetuskan oleh peneliti asal Amerika Serikat (AS), Jennifer Freyd, PhD, pada tahun 1991.

Penulis: Dina purnama | Editor: Royandi Hutasoit
freepik
Ilustrasi pasangan suami istri bertengkar. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kamu pernah merasa sakit hati dan terluka setelah dikhianati oleh pasanga akibat perselingkuhan? Bahkan rasa sakit itu memicu adanya trauma yang mendalam?

Ternyata hal itu wajar terjadi dalam hubungan dan biasa disebut dengan istilah betrayal trauma.

Bertrayal trauma juga membuat penderitanya mengalami periode traumatis akibat penghianatan yang dilakukan orang lain kepadanya, selain meninggalkan trauma yang membekas, pengkhianatan juga bisa merusak kepercayaan dan memengaruhi kesehatan seseorang.

Jenis trauma satu ini biasanya berkaitan dengan sosok figur yang memiliki keterikatan kuat seperti orang tua atau pengasuh semasa kanak-kanak.

Sementara pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh hubungan dengan pasangan.

Teori mengenai betrayal trauma dicetuskan oleh peneliti asal Amerika Serikat (AS), Jennifer Freyd, PhD, pada tahun 1991.

Ia menggambarkan keadaan ini sebagai trauma spesifik yang terjadi dalam hubungan sosial utama, yaitu ketika seseorang yang dikhianati perlu mempertahankan hubungan dengan si pengkhianat untuk mendapatkan dukunagn atau perlindungan.

Menurut teori tersebut, seseorang rentan terkena betrayal trauma ketika merasa ketakutan, terlebih yang berkaitan dengan keselamatan hidup.

Kamu juga harus tau beberapa hal yang menjadi dampak betrayal trauma, diantaranya ;

Mati Rasa

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved