Agar Penyandang Disabilitas Lebih Mandiri, SMK Telkom Gelar Pelatihan TIK

pelatihan ini ini sebelumnya telah berhasil diselenggarakan di SMK Telkom Malang dan berefek positif.

Penulis: Diana Aulia | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/DIANA AULIA
SMK Telkom 1 Medan menggelar pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi untuk Disabilitas (Pelatihan Digital) dengan mengusung tema Bridging The Disabilities Through Digital Technology pada Selasa (28/6/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom 1 Medan menggelar pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi untuk Disabilitas (Pelatihan Digital) dengan mengusung tema Bridging The Disabilities Through Digital Technology, Selasa (28/6/2022).

Acara ini berlangsung selama dua hari yaitu pada 27- 28 Juni 2022 di ruang kelas SMK Telkom Jalan Jamin Ginting Km 11 Nomor 9C, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, dan diikuti 20 peserta disabilitas yang diundang dari komunitas difabel Kota Binjai.

Bukan hanya di SMK Telkom 1 Medan, acara ini juga dilakukan serentak di SMK Telkom yang tersebar di 11 kabupaten/kota diantaranya, Purwokerto, Lampung, Medan, Makassar, Bandung, Malang, Cirebon, Jakarta, Banjar Baru dan Sidoarjo, dengan keseluruhan peserta 300 orang.

Baca juga: Sambut Hari Bhayangkara, Polres Karo Berikan Kursi Roda Kepada Warga Penyandang Disabilitas

Ada pun pelatihan yang diberikan adalah Digital Marketing, Landing Page, Content Creator dan Google Bisnis dengan mendatangkan pemateri yang ahli di bidang masing-masing.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Muhammad Yusuf mengatakan, pelatihan ini ini sebelumnya telah berhasil diselenggarakan di SMK Telkom Malang dan berefek positif.

"Awalnya acara ini diselenggarakan di Malang sekitar dua bulan lalu dan memberikan dampak bagus, kemudian pihak Telkom melihat bahwasanya ini peluang bagus untuk membantu penyandang difabel," ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (28/6/2022).

Dikatakannya, pelatihan ini bertujuan agar penyandang disabilitas lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada orang lain kemudian dapat menjadi contoh bagi penyandang difabel yang lain.

Peserta pelatihan TIK untuk disabilitas Syahrizal mengatakan, acara yang diselenggarakan cukup bagus dan dapat membantu dia dan teman-temannya memahami perkembangan teknologi.

"Acara ini sangat bagus untuk kami memahami dunia digital dan kami berharap agar acara-acara seperti ini ada lagi ke depannya," katanya.

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved