Pengemudi Babak Belur
Viral Pengemudi Babak Belur, Polisi Imbau Korban Tabrak Lari Agar Datang ke Polsek
Peristiwa tabrak lari yang viral di media sosial, hingga kini belum ada laporan ke pihak kepolisian.
Penulis: Aprianto Tambunan |
Viral Pengemudi Babak Belur, Polisi Imbau Korban Tabrak Lari Agar Datang ke Polsek
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Peristiwa tabrak lari yang viral di media sosial, hingga kini belum ada laporan ke pihak kepolisian.
Sebelumnya, peristiwa tersebut membuat pengemudi diamuk massa usai dihadang para pengemudi sepeda motor.
Terkait peristiwa teresbut, Kapolsek Medan Area, Kompol Sawangi mengatakan kronologi tabrak lari di Jalan Brigjend Katamso kecamatan Medan Maimun, bermula ketika pengemudi mobil Avanza warna silver, melintas dari arah Pasar Merah menuju jalan Panglima Denai.
Di pertigaan seorang ibu-ibu yang baru saja mengisi BBM keluar dari SPBU menuju kearah kanan tujuan Denai, akibatnya terjadi senggolan antarsepeda motor dan mobil avanza.
lanjutnya, pada saat kejadian pengemudi dan penumpang mobil avanza sempat berhenti.
"Pengemudi dan penumpang di dalam mobil avanza sempat berhenti, namun ibu tersebut menjerit dan mengundang massa," katanya, Selasa (28/6/2022).
Dari keterangan yang diberikan pengemudi, sambung Sawangi, massa ada yang membawa kayu.
Alhasil, pengemudi merasa takut dan melarikan diri dengan maksud tujuan mau ke kantor polisi.
Sepanjang jalan saat melarikan diri mobil avanza tersebut dilempari oleh masyarakat dari Jalan Panglima Denai sampai Jalan Sisimangaraja simpang Pelangi.
Untuk sampai saat ini pihaknya masih berupaya mencari korban ke rumah sakit namun belum ditemukan.
"Untuk korban sampai saat ini kita berupaya mencari ke Rumah Sakit dan bertanya kepada masyarakat di lokasi,namun belum ketemu juga,"bebernya.
Dari keterangan warga di lokasi kejadian, ibu tersebut juga langsung pergi.
Untuk itu, pihak kepolisian mengimbau masyarkat yang merasa menjadi korban tabrak lari di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Maimun, pada Minggu (26/6/2022) kemarin, agar datang ke Polsek Medan Area untuk ditangangi pengobatan dan mediasi perdamaian dengan supir mobil.
Ia juga berpesan agar masyarakat lebih sabar dan mengiklaskan dan tidak melakukan balas dendam akibat kecelakaan tersebut.
"Mari kita bersabar,mari kita ihklaskan dan menyerahkan kepada Tuhan. Jangan melakukan pembalasan terhadap kejahatan," ungkapnya.
Kondisi pengemudi saat ini mengalami luka lebam dibagian kepala dan penumpang dibagian kepala.
Pengemudi mobil sampai saat ini tidak membuat laporan ke pihak Kepolisian terkait pengerusakan akibat insiden kecelakaan yang menimpanya.
"Sampai saat ini pengemudi tidak membuat laporan, mereka telah mengihklaskan kejadian tersebut," kata kompol Sawangin.
(cr29/tribun-medan.com)