Guru Honorer

375 Guru Honorer Diangkat Jadi PPPK, Bupati Dairi Targetkan Tahun 2035 Lahirkan Generasi Emas

Pengangkatan itu secara langsung dibuka oleh Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu kepada 375 PPPK yang dilakukan seleksi dalam 2 tahap.

HO
Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan SK 375 mantan guru honorer yang diangkat mejadi PPPK. 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIDIKALANG - 375 eks guru honorer yang bertugas di Kabupaten Dairi, hari ini resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2021 di Gedung Serbaguna, Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Rabu (29/6/2022).

Pengangkatan itu secara langsung dibuka oleh Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu kepada 375 PPPK yang dilakukan seleksi dalam 2 tahap.

Dalam pemberian SK tersebut, Eddy Berutu menolak secara langsung pemberian SK secara simbolis dengan cara diberikan kepada para pegawai.

Baca juga: Bangkitkan UMKM, Bupati Dairi Eddy Kumpulkan Komunitas Seni di Gedung Nasional

Dirinya ingin secara langsung membagikan SK tersebut kepada 375 pegawai yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Aksi tersebut tentu mendapat tepukan yang meriah dari para peserta dan seluruh anggota keluarga yang hadir dalam penyerahan SK itu.

Kepada awak media, Eddy Berutu mengungkapkan sangat senang dengan kegiatan tersebut.

"Pada hari ini, kita menyerahkan surat keputusan kepada 375 guru - guru honorer yang ada di Kabupaten Dairi. Mereka semua bisa masuk menjadi keluarga besar ASN dengan status PPPK. Ini lah yang kami tunggu - tunggu dan mereka pun demikian," ujarnya.

Dirinya juga meminta kepada para guru - guru yang dilantik menjadi PPK, menjadi guru - guru penggerak dengan standar baru yang ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan.

Baca juga: Dairi Crative Festival Resmi Ditutup, Bupati Eddy Cerita UMKM Sangat Berpengaruh Ketika Krisis 98

"Mencerminkan guru yang cocok, untuk mengawal anak - anak generasi baru untuk memasuki dunia yang kompetitif dan digital," terangnya.

Dirinya berharap, penyerahan SK ini menjadi momentum baru bagi pendidikan anak di Kabupaten Dairi.

"Anak - anak kita harus kita dampingi, karena ditahun 2035 kita ingin melahirkan generasi emas," tutupnya.

(Cr7/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved