News Video
NATO Siaga Tinggi, 300 Ribu Pasukan Disiapkan untuk Hadapi Rusia
NATO kini telah mempersiapkan sebanyak 300.000 pasukan untuk dikirim ke garis depan menghadapi ancaman Rusia.
TRIBUN-MEDAN.COM - Diketahui NATO kini sedang dalam mode siaga tinggi untuk menghadapi ancaman Rusia.
NATO kini telah mempersiapkan sebanyak 300.000 pasukan untuk dikirim ke garis depan.
Sekjen NATO, Jens Stoltenberg dikabarkan akan menyetujui rencana tersebut dalam KTT Madrid pekan ini.
Pasukan NATO di negara Baltik dan lima negara garis depan lainnya akan ditingkatkan "sampai tingkat brigade"
Stoltenberg mengatakan, hal ini akan menjadi perombakan terbesar dalam pertahanan dan pencegahan kolektif sejak perang dingin.
"(Ini akan menjadi) perombakan terbesar pertahanan dan pencegahan kolektif kita sejak perang dingin," katanya.
Pertemuan tingkat tinggi oleh aliansi militer beranggotakan 30 negara ini akan berlangsung mulai Selasa hingga Kamis pekan ini.
NATO Response Force (NRF) saat ini berjumlah hingga 40.000 personel dan perubahan akan dilakukan karena ancaman serangan Rusia.
Berdasarkan rencana tersebut, NATO juga akan memindahkan persediaan amunisi dan pasokan lainnya lebih jauh ke timur.
NATO mempertahankan delapan kelompok pertempuran di seluruh Eropa timur, yang ditujukan sebagai pertahanan garis depan awal jika terjadi invasi Rusia.
Empat berada di negara-negara Baltik dan Polandia serta empat negara lagi berada di Bulgaria, Hongaria, Rumania dan Slovakia.
Sementara itu, Jerman mengatakan, bulan ini akan menyumbangkan satu brigade pasukan untuk mempertahankan Lituania.
Stoltenberg mengharapkan anggota NATO lainnya membuat pengumuman serupa untuk membela negara-negara yang menjadi tanggung jawab mereka.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bersiap dengan Ancaman Rusia, NATO Kerahkan 300.000 Tentara dalam Siaga Tinggi,