Breaking News:

Strategi Bisnis UMKM di Era Digital, GoSend Luncurkan Buku Kiat Jitu Jadi Best Seller

Buku ini merupakan bagian dari kampanye #BestSellerGoSend yang bertujuan memperkaya ilmu bisnis dan pemasaran

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/HUSNA
Bedah buku dalam peluncuran Buku Kiat Jitu Jadi Best Seller, di Era Digital dan Layanan GoSend Sameday di Kota Medan, acara berlangsung di Toko Buku Gramedia di Manhattan Time Square, Rabu (29/6/2022) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - GoSend Luncurkan Buku Kiat Jitu Jadi Best Seller, di Era Digital dan Layanan GoSend Sameday di Kota Medan. Acara berlangsung di Toko Buku Gramedia di Manhattan Time Square, Rabu (29/6/2022).

Buku ini merupakan bagian dari kampanye #BestSellerGoSend yang bertujuan memperkaya ilmu bisnis dan pemasaran para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.

District Head Gojek Medan, Sahli Adrian Fauzi, mengungkapkan, saat ini, jumlah UMKM yang sudah onboarding ke ekosistem digital mencapai 17,2 juta pada Desember 2021 dan diharapkan pada tahun 2024 jumlahnya bisa mencapai 30 juta.

"Di Medan sendiri, 1 dari 5 mitra UMKM adalah pengusaha pemula yang langsung go-digital. Data internal GoSend juga mencatat kenaikan transaksi Q1 2022 GoSend Tokopedia di Medan sebanyak lebih dari 4.8 kali lipat (483 persen) dibandingkan tahun lalu. Dengan pandemi yang mengakselerasi para pelaku usaha untuk go-digital, PR penting bagi para social seller adalah untuk beradaptasi dan cepat dalam belajar dalam melakukan penjualan melalui sosial media," ujarnya.

Pakar Hukum Bisnis Unika Santo Thomas Medan, Christopher Panal SH, M Hum menyatakan, para pelaku UMKM Tanah Air membutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan, mulai dalam bentuk peraturan yang suportif, ekosistem digital yang mumpuni, hingga mentoring, knowledge transfer, dan support sistem dari sesama pelaku usaha.

Baca juga: Gojek Resmi Gandeng BTS, Berbagai Promo dan Hadiah Menarik Menanti

”Berdasarkan hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI tahun 2021 silam, kontribusi ekonomi ekosistem digital Gojek dan GoTo Financial (di luar Tokopedia) diperkirakan sekitar Rp 9,9 triliun di tahun 2021 atau setara dengan 4,1 persen PDRB untuk Kota Medan.

Ditambahkannya, kontribusi besar ini menunjukkan peran penting UMKM dalam pemulihan ekonomi di tingkat lokal pasca-pandemi.

“Di saat kita bergerak ke situasi pasca pandemi, pelaku UMKM perlu membaca perubahan dan tantangan serta peluang apa saja yang menanti di depan mereka, khususnya di era digital. Untuk mencapai hal ini, program seperti ini lah yang dibutuhkan para pelaku usaha,” jelas Christopher.

Buku ini merangkum lanskap dan berbagai strategi bisnis UMKM di era digital, mulai dari strategi menangkap peluang dan merintis usaha baru setelah pandemi, strategi social selling yaitu teknik berbisnis masa kini yang mengandalkan kreativitas dalam berkomunikasi melalui sosial media, hingga tips membangun loyalitas konsumen.

Acara ini juga sekaligus menandai diluncurkannya layanan GoSend Sameday di Kota Medan. Yakni melengkapi layanan GoSend Instant untuk pengiriman 1-2 jam sampai setelah pengambilan.

Sementara itu, VP Corporate Affairs Regional Gojek, Arum Prasodjo menambahkan, hal ini merupakan bentuk dukungan Gojek terhadap UMKM.

“Sebagai bentuk dukungan kami untuk pengembangan UMKM di Indonesia, selain inisiatif BestSeller, GoSend turut menghadirkan inovasi layanan melalui perluasan area GoSend Sameday yaitu solusi pengiriman yang hemat, cepat dan terpercaya. Layanan pengiriman satu hari sampai ini merupakan pilihan yang lebih ekonomis bagi para pelaku usaha dan juga pengguna GoSend di Medan," jelasnya.

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved