Breaking News:

Penembakan Pendeta

KONDISI TERKINI Fernando Tambunan, Pendeta yang Ditembak OTK, Semakin Membaik

Saat ini, Fernando sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bina Kasih Jalan Tahi Bonar Simatupang Medan.

Penulis: Edward Gilbert Munthe | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Kolase foto TKP penembakan pendeta Gereja Sidang Jemaat Allah bernama Fernando Tambunan yang diduga hendak dibunuh OTK 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pascaditembakan oleh orang tak dikenal (OTK), kini kondisi Pendeta Fernando Tambunan semakin membaik.

Saat ini, Fernando sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bina Kasih Jalan Tahi Bonar Simatupang Medan.

Fernando mengaku kesehatannya sudah mulai pulih sekitar 70 persen.

“Saat ini kondisi saya sudah membaik, sekitar 70 persenlah. Tinggal pemulihan sedikit lagi, “ kata Pdt Fernando saat ditemui Tribun Medan, Kamis (30/6/2022).

Seorang pendeta di Deliserdang ditembak OTK di kediamannya
Seorang pendeta di Deliserdang ditembak OTK di kediamannya (HO)

Baca juga: Ditembak OTK, Fernando Tambunan Seorang Pendeta GSJA Sergai, Bekerja di Perusahaan Produksi Ban

Rencananya, ia akan pulang besok, Jumat (1/7/2022) dan akan menjalani perawatan di rumah jika diijinkan Pihak Rumah Sakit.

“Kalau diijinkan, saya akan pulang ke rumah besok,” bebernya.

Fernando telah menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru yang tertancap di dalam dadanya.

Pihak Kepolisian akan melakukan penelitian terhadap barang bukti peluru tersebut untuk menentukan senjata apa yang digunakan pelaku.

Tim Inafis dan Labfor Polda Sumut mendatangi rumah pendeta yang menjadi korban penembakan Selasa, (28/6/2022).
Tim Inafis dan Labfor Polda Sumut mendatangi rumah pendeta yang menjadi korban penembakan Selasa, (28/6/2022). (TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR)

Fernando tidak mau menceritakan bagaimana sebenarnya kronologi kejadian, karena peristiwa tersebut akan diproses oleh pihak kepolisian.

Saat Tribun Medan datang menjenguk, tak henti-hentinya ia menunjukkan raut wajah gembira dan bersyukur masih diberi kesehatan untuk tetap hidup.

DIa juga merasa kejadian ini sebagai cobaan dan pengingat untuk semakin dekat dengan Tuhan.

"Saya senang dengan media, karena melalui itu Polda turun tangan untuk menangani kasus kejadian ini,” jelasnya.

“Dengan bantuan media dan polisi semoga pelaku cepat tertangkap. Kalau bisa dalam minggu ini segera selesai,” ujarnya.

Dia juga berharap untuk seluruh media yang ada, jangan menyebarkan berita hoax terhadap kondisi yang ia alami saat ini dan mengharapkan agar pelaku penembakan secepatnya tertangkap.

“Semoga tidak ada lagi media yang memberitakan informasi hoax terhadap saya. Karena kemarin saya sempat di beritakan sudah meninggal dunia,” katanya.

Dirinya juga sudah mengampuni pelaku dengan terus mendoakannya.

"Saya tetap berdoa untuk pelaku cuma segera bertobat dan diterima oleh Yesus," katanya.

(cr28/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved