Berita Seleb

Deretan Artis Tanah Air Ini Diberikan Nama Panggung Oleh Presiden Soekarno, Karirnya Moncer

Waktu itu Soekarno menyukai nama tersebut dan mulai memanggil Marjolien atau Leintje dengan nama Rima Melati.

HO
Deretan aktiris legenda Tanah Air yang menerima nama panggung dari Presiden Soekarno. 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Soekarno diketahui pernah memberikan nama panggung kepada beberapa artis legendaris Tanah Air.

Ternyata nama yang diberikan tersebut berhasil membuat artis legendaris tersebut menjadi sukses dan terkenal di Tanah Air.

Nama panggung diketahui memang tak sama dengan nama asli seseorang. Nama panggung biasanya dipakai dengan alasan agar lebih mudah dikenal dan diingat penggemar.

Soekarno dan Soeharto
Soekarno dan Soeharto (NET)

Selain itu, nama panggung juga dikenal sebagai salah satu alat keberuntungan bagi artis karena biasanya mempunyai makna yang memberi keberuntungan hingga dikenang sepanjang masa.

Apalagi jika yang memberikan nama panggung adalah salah satu orang nomor satu di Indonesia. Tentu saja mampu membawa keberuntungan yang sangat besar bagi artis tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa artis sukses dan legenda di Tanah Air yang diberi nama panggung oleh Presiden Soekarno, yaitu:

1. Rima Melati
Seperti diketahui, Marjolien Tambajong atau lebih dikenal dengan nama Rima Melati, merupakan aktris senior Tanah Air.

Nama panggung ini dikabarkan merupakan pemberian dari Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Sebelumnya, Rima menyebut bahwa nama tersebut awalnya akan diberikan pada anak yang sedang dikandungnya saat itu, yang terinspirasi dari karakter Rima the Bad Girl dalam film Green Mansions (1959).

Baca juga: Aktris Senior Rima Melati Meninggal Dunia, Begini Suasana Rumah Duka

Tapi ternyata Rima kehilangan bayinya sebelum lahir ke dunia, sehingga ia meminta saran pada Soekarno untuk menggunakan nama itu, yang kemudian dipadukan dengan Melati.

Waktu itu Soekarno menyukai nama tersebut dan mulai memanggil Marjolien atau Leintje dengan nama Rima Melati.

Nama itu akhirnya mulai digunakan sejak tahun 1960-an. Perkenalan Rima dengan Presiden Soekarno itu terjadi sejak Rima masih kecil.

Kebetulan saat Soekarno memerintah di Yogyakarta, Rima diajak oleh orang tuanya untuk berkunjung. Rima Melati merupakan anak dari desainer terkenal saat itu, Non Kawilarang.

Rima Melati diketahui lahir di Tondano 22 Agustus 1939, dan seorang model, pemeran dan penyanyi Indonesia keturunan Belanda dan Minahasa, Sulawesi Utara.

Artis Senior Rima Melati
Artis Senior Rima Melati (Kolase Nakita.id)

Terkenal karena peran pendukung dan karakternya yang khas, ia berakting di banyak film, termasuk peran utama, dari awal dekade 1970-an hingga awal 1980-an.

Disegani karena kecakapan akting dan keserbagunaannya, ia dianggap khalayak sebagai salah satu aktris Indonesia terbesar sepanjang masa.

Kariernya terus mengikuti perkembangan zaman, dimana Rima turut membintangi beberapa judul sinetron seperti Wulan, Cinta Tak Pernah Salah, Buku Harian Nayla: 8 Tahun Kemudian.

Rima pun diketahui telah meraih banyak penghargaan dari Festival Film Indonesia maupun Asia-Pasific Film Festival.

Dalam kehidupan pribadi, Rima menikah dengan aktor Frans Tumbuan pada 3 Desember 1973. Pernikahan tersebut dikaruniai tujuh orang anak dan bertahan hingga maut memisahkan.

Baca juga: Ternyata Nama Rima Melati Pemberian Bung Karno, Marjolien Tambayong Pernah Sekelas dengan Gus Dur

Suaminya, Frans diketahui lebih dahulu meninggalkan Rima Melati pada 23 Maret 2015. Kini kabarnya Rima Melati juga telah menyusul mendiang suaminya tersebut.

Rima Melati dikabarkan meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Kamis (23/6/2022) lalu.

2. Titiek Puspa
Sudarwati atau yang lebih dikenal dengan nama Titiek Puspa merupakan musisi legendaris Indonesia yang masih hidup hingga saat ini.

Perempuan kelahiran 1 november 1937 ini diketahui putri dari pasangan Tugeno Puspowidjojo dan Siti Mariam. Keluarganya kemudian mengganti namanya menjadi Kadarwati dan akhirnya menjadi Sumarti.
 
Saat kecil, Titiek bercita-cita ingin menjadi guru taman kanak-kanak. Namun, setelah memenangkan beberapa kompetisi menyanyi, dia memutuskan untuk menjadi seorang penghibur yakni penyanyi.

Kisah Titiek Puspa Bertemu Presiden Soekarno, Merasa Dibentak hingga Ungkap Sepatu Bolong Sang Proklamator
Kisah Titiek Puspa Bertemu Presiden Soekarno, Merasa Dibentak hingga Ungkap Sepatu Bolong Sang Proklamator (Kolase Tribunewsmaker.com)

Dia membuat keputusan tersebut sekitar usia 14 tahun. Namun, orang tuanya menentang keputusannya tersebut.
 
Atas alasan ingin menjadi penghibur itulah makanya Titiek memilih mengganti namanya dari Sumarti menjadi Titiek, yang diambil dari  nama panggilan sehari-hari.
 
Tak disangka Titiek pun akhirnya bertemu dengan Presiden Soerkarno. Dia pun menjadi penyanyi langganan Istana Presiden.

Karena kerap bernyanyi di depan Presiden Soekarno, akhirnya presiden pertama Indonesia tersebut memberikan nama panggung untuk sang penyanyi.

Akhirnya nama Titiek pun berubah menjadi Titiek Puspa pada 1950-an.

Baca juga: Cara Titiek Puspa Lawan Kanker Serviks Stadium 3, Mulai Meditasi sampai Pantangan Makanan

Nama ini pula yang diambil untuk nama orkes pengiringnya PUSPA SARI yang dipimpinnya sendiri dan mengiringinya menyanyi di awal kariernya.

3. Waldjinah
Berbeda dengan kedua artis legendaris di atas, Waldjinah mendapatkan titipan nama dari Presiden Soekarno untuk anak yang sedang dikandungnya kala itu.

Kejadian tersebut terjadi pada tahun 1965, saat sang maestro keroncong ini merengkuh juara I Bintang RRI.

Presiden Soekarno pun kala itu ingin memberikan piala kemenangan bagi Waldjinah. Ternyata, saat itu Waldjinah tengah dalam kondisi hamil besar yaitu 8 bulan.

Waldjinah aktris era Presiden Soekarno.
Waldjinah aktris era Presiden Soekarno. (HO)

Mengetahui sang maestro keroncong tersebut tengah hamil tua, Presiden Soekarno pun menyelipkan pesan kepada dirinya sembari mengelus perut hamilnya.

Presiden Soekarno ternyata menitipkan agar anak yang sedang dikandung Waldjinah diberi nama Bintang.

Sontak saja Waldjinah menjalankan amanat sang presiden kala itu. Setelah anaknya lahir, ia pun memberi nama Bintang. (cr19/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved