Pakpak Bharat

Jalin Kerja Sama, Wakil Bupati Pakpak Bharat Terima Audensi IAKN Tarutung

beberapa potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Pakpak Bharat yang bahkan telah dikenal sampai mancanegara sejak berabad-abad yang lalu.

Editor: Abdi Tumanggor
Diskominfo Pakpak Bharat
Pemkab Pakpak Bharat yang diwakili Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menandatangani kerjasama dengan pihak Institut Agama Kristen Negeri (IAKN), Tarutung di Aula Bale Sada Arih, Kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Jumat (1/7/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menerima Audensi pihak Institut Agama Kristen Neger (IAKN) Tarutung di Aula Bale Sada Arih, Kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Jumat (1/7/2022).

Kedatangan rombongan IAKN Tarutung yang dipimpin langsung Rektor IAKN Tarutung, Prof.Dr.Ir. Albiner Siagian, M.Si ini sekaligus untuk menyerahkan puluhan mahasiswa IAKN Tarutung yang akan melakukan Kulih Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pakpak Bharat.

Wakil Bupati dalam acara ini turut didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM, serta beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, para Camat dan sejumlah tamu undangan lainnya.

"Selamat datang di Kabupaten Pakpak Bharat, kehadiran kalian semua tentunya akan sangat membantu kami di sini, para mahasiswa yang tentunya masih punya semangat dan kemapuan yang tinggi dan mumpuni yang pasti akan sangat kami butuhkan dalam membangun Kabupaten tercinta ini,"kata Wakil Bupati, mewakili Bupati Franc Tumanggor.

"Kami di sini sangat banyak mendorong perubahan, salah satunya dengan melalui intervensi ilmu pengetahuan dan teknologi, dan oleh karena itulah kami sangat menyambut baik pelaksanaan KKN ini,"ujar  Wakil Bupati kemudian.

Ia mengungkapkan beberapa potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Pakpak Bharat yang bahkan telah dikenal sampai mancanegara sejak berabad-abad yang lalu.

Tanah Simsim di mana Kabupaten Pakpak Bharat berdiri saat ini sesungguhnya sudah dikenal dunia sejak dahulu kala, adalah kayu kapur, kemenyan, minyak umbil, damar dan lainnya yang menjadi incaran para pedagang dunia yang datang mealui Pelabuhan Barus kala itu.

Kayu kapur ini sampai saat ini masih sangat banyak temui khususnya di hutan Pagindar.

Di samping itu juga memiliki objek wisata alam berupa air terjun yang banyak sekali ditemui di Pakpak Bharat.

Ada juga situs kuno berupa mejan dan makam tua, dan banyak lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved