Sidang Korupsi

Tampak Lemas di Persidangan, Petani asal Dairi Didakwa Korupsi Ratusan Juta

Didakwa korupsi Dana Desa (DD) ratusan juta, petani asal Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi Jamayor Silaban tampak lesu

TRIBUN MEDAN / GITA
Didakwa korupsikan Dana Desa (DD) ratusan juta, petani asal Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi Jamayor Silaban tampak lesu saat jalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Medan, Senin (4/7/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Didakwa korupsi Dana Desa (DD) ratusan juta, petani asal Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi Jamayor Silaban tampak lesu saat jalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Medan, Senin (4/7/2022).

Dalam sidang yang digelar secara daring tersebut, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) David Pangaribuan dalam dakwaannya menuturkan, bahwa terdakwa Jamayor saat menjabat Kepala Desa Lae Sering Tahun 2012 s/d Tahun 2018 diduga korupsikan DD sebesar Rp 412 juta lebih.

Pantauan tribunmedan.com di arena sidang, Terdakwa Jamayor yang dihadirkan secara daring ke persidangan tampak lesu menjawab pertanyaan majelis hakim yang diketuai Sarma Siregar.

Hakim pun sempat menegur terdakwa agar membesarkan volume suaranya.

"Coba dikuatkan suaranya terdakwa, supaya jelas," ucap hakim saat memeriksa identitas terdakwa.

Sementara itu, JPU dalam dakwaannya menuturkan terdakwa diduga secara melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian Negara.

"Bahwa berdasarkan Peraturan Bupati Dairi Nomor 5 Tahun 2017 tanggal 01 Maret 2017 Tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Besaran Dana Desa Setiap Desa Kabupaten Dairi Tahun Anggaran 2017 Desa Lae Sering Kecamatan Siempat Nempu Hilir Kab. Dairi memperoleh pagu Dana Desa sebesar Rp 775.974.000," kata JPU.

Dikatakan JPU, berdasarkan Peraturan Bupati Dairi Nomor 6 Tahun 2017 tanggal 01 Maret 2017 Tentang Tata Cara Pengalokasian Dan Pembagian Serta Penetapan Besaran Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2017 Desa Lae Sering Kecamatan Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi memperoleh pagu Alokasi Dana Desa sebesar Rp 327.535.000,00.

Bahwa pada Tahun 2017 Desa Lae Sering Kecamatan Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa sebesar Rp 1.110.193.000 sesuai dengan Peraturan Kepala Desa Lae Sering Nomor I Tahun 2017 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Lae Sering Tahun Anggaran 2017 disebutkan Pendapatan Desa sebesar Rp 1.109.246.000.

"Belanja Desa sebesar Rp 1.110.193.300 dan Pembiayaan Desa sebesar Rp 947.300.000," ucap jaksa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved