Breaking News:

Korupsi di BPBD Tebingtinggi

BPK Temukan Dugaan Korupsi di BPBD Tebingtinggi, Modus Musnahkan Sembako Kedaluwarsa Tanpa Saksi

BPK RI menemukan dugaan kerugian negara di BPBD Tebingtinggi dalam kasus dugaan penimbunan sembako

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
Tribun Medan - HO
Wakil Ketua DPRD Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih sidak temuan sembako kadaluarsa di BPBD Tebingtinggi, Senin (20/12/2021) 

TRIBUN-MEDAN.COM,TEBINGTINGGI- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan dugaan kerugian negara di tubuh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi.

Temuan tersebut ada pada penyediaan sembako kedaluarsa dalam penanggulangan bencana non-alam Pandemi COVID-19 tahun 2020.

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tersebut dimuat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK.RI nomor.59.B/LHP/XVIII.MDN/05/2021, tanggal 24 Mei 2021, Buku II, halaman 63 sampai dengan 68 Huruf C Aset. 

Dalam LHP tersebut, BPK menemukan bahwa persediaan mi instant telah kadaluarsa terhitung sejak 8 Desember 2020 sejumlah 31.790 bungkus.

Dari hasil konfirmasi dan wawancara dengan bendahara dan pengelola barang BPBD, menyatakan bahwa persediaan mi instan tersebut tidak dimasukkan dalam jumlah persediaan yang tercantum di laporan keuangan.

Alasan Bendahara BPBD lantaran mi instan tersebut bersifat bantuan sukarela dari masyarakat  tidak memiliki jumlah nominal angka.

“Lebih lanjut, saldo persediaan BPBD per 31 Desember 2020 sebanyak Rp 601,8 juta. Namun saat pemeriksaan fisik, tidak ditemukan. Menurut pengurus barang, persediaan tersebut sudah rusak dan sudah dimusnahkan yang dilengkapi dengan berita acara barang rusak oleh BPBD,” bunyi LHP BPK tersebut. 

BPBD beralasan, pemusnahan dilakukan karena masa manfaat sudah melebihi nilai ketentuan penggunaan (expired) dan tidak layak konsumsi.

Akan tetapi pemusnahan sembako tersebut ridak didukung adanya surat usulan kepada sekda. 

“Tidak terdapat saksi atas pemusnahan dari OPD yang berwenang dan tidak terdapat berita acara pemusnahan persediaan tersebut,” katanya.

Berkaitan dengan temuan ini, Kepala BPBD Tebingtinggi Tora Daeng Masaro yang dihubungi reporter Tribun Medan, Jumat (8/7/2022) mengaku akan memberikan penjelaaan Senin (11/7/2022) pekan depan.

“Kebetulan saya hari ini tidak masuk. Senin ya,” ujar pria yang baru dilantik sebagai Kepala BPBD Tebingtinggi Rabu (19/1/2022) lalu. 

Sementara itu Kasi Intelijen Kejari Tebingtinggi yang dikonfirmasi Fahmi Jalil yang dikonfirmasi terkait laporan kasus ini menyampaikan akan menanyakan perkembangannya ke Pidsus Kejari Tebingtinggi.

“Kalau sudah ada hasil perkembangan pemeriksaannya. Nanti kami sampaikan, bang,” kata Fahmi.

Musnahkan Barang Kadaluarsa Modus Untuk Korupsi 

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved