Bertia Sergai

Pemkab Sergai Bakal Sembelih 61 Ekor Hewan Kurban yang Sudah Bersertifikat Sehat

Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai akan menyembeli 61 hewan kurban bersertifikat sehat

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Tommy Simatupang
HO
Dalam perayaan idul adha 1443 Hijriah Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai akan menyembeli 61 hewan kurban bersertifikat sehat.  

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Dalam perayaan idul adha 1443 Hijriah Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai akan menyembeli 61 hewan kurban bersertifikat sehat. 

Bupati Sergai Darma Wijaya mengatakan hewan kurban nantinya akan dipotong di sejumlah tempat.

Kemudian daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat yang berada pada 17 Kecamatan di sana. 

“Akan ada 61 hewan kurban yang akan disembelih dan dagingnya akan dibagikan. Semoga dengan langkah ini, umat muslim Sergai dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman dan lancar," ujar Darma, Jumat (8/7/2022). 

Darma mengatakan sebelum melakukan penyembelian daging kurban, Pemkab Sergai telah terlebih dahulu melakukan pengecekan kesehatan hewan serta monitoring kondisi ternak sapi yang akan didistribusikan ke masyarakat.

Pemeriksaan daging sapi dilaksanakan di salah satu sentra peternakan sapi terbesar di Sergai yang berada di Kecamatan Perbaungan.

Merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) lanjut Darma sudah menjadi permasalahan nasional yang meresahkan berbagai kalangan. 

Tidak hanya para peternak, menurutnya kondisi ini berpengaruh terhadap masyarakat yang akan menyambut hari raya kurban hari minggu mendatang.

"Sebagai pendukung, Pemkab Sergai lewat OPD terkait, pada hari ini melaksanakan kegiatan pemberian tanda pada hewan kurban jenis sapi. Tanda ini diberikan pada sapi yang sudah diperiksa dengan saksama dan kemudian dinyatakan sehat. Ini dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan hewan,” jelas Darma. 

Dia berujar, pemberian tanda ini bertujuan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terhadap sapi-sapi yang akan dijadikan kurban, di tengah sebaran PMK yang mengkhawatirkan.

“Warga tidak perlu lagi khawatir. Sapi yang sudah diberi label “Telah diperiksa” dan “Sehat” berarti kondisinya layak dalam aspek medis dan sesuai aturan agama,” jelas Bang Wiwik, sapaan akrabnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serdang Bedagai Zulkifli Sitorus, menyebutkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Agama sudah mengeluarkan surat edaran mengenai pelaksanaan kurban ketika penyakit PMK merebak. 

"Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE. 10 Tahun 2022 Tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Hari Raya Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban Tahun sudah dikeluarkan pemerintah pusat," ujar Zulkifli. 

Kata dia, untuk memastikan kondisi ternak yang akan dikurbankan sehat, pemerintah dapat mengeluarkan sertifikat sehat terhadap hewan kurban. 

Zulkifli menyebut, pihaknya pun akan turut mengecek tatalaksana penyembelihan hewan kurban dengan menurunkan tim dari Kementerian Agama. 

"Kalau yang mengeluarkan sertifikat sehat itu dari Dinas Ketahanan Pangan, sementara kita hanya melakukan pengecekan tatalaksana kurban sesuai anjuran islam," tutupnya. 

(cr17/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved