Penyakit Cacingan

APAKAH KAMU CACINGAN? Jangan Remehkan Bahaya Penyakit Cacingan, Begini Cara Mengenali Tanda-tandanya

Penyakit cacingan merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing parasit dan dapat menyerang manusia.

Editor: Abdi Tumanggor
twitter
PENYAKIT CACINGAN: Menggaruk-garuk pantat salah satu tanda-tanda dari penyakit cacingan. (lustrasi/twitter/google) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Apakah Kamu Cacingan? Jangan Remehkan Bahaya Penyakit Cacingan, Begini Cara Mengenali Tanda-tandanya.

Penyakit cacingan selama ini sering terabaikan karena jarang sekali membuat penderitanya mengalami dampak yang fatal atau bahkan berujung pada kematian.

Namun bukan berarti penyakit cacingan kemudian di pandang sebelah mata. Pasalnya, jika seseorang mengidapnya maka dapat menganggu pencernaan tubuh seseorang yang dapat mengakibatkan timbulnya penyakit lain.

Dikutip dari laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin (11/7/2022), penyakit cacingan merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing parasit dan dapat menyerang manusia.

Penyakit ini masuk dalam golongan Neglected Tropical Diseases (NTD) atau penyakit tropis yang terabaikan.

Data terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2022 menyebut bahwa lebih dari 1,5 miliar orang secara global terdampak NTD.

Meski sering terabaikan, pada kenyataan menurut Tridjoko Hadianto dari Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran-Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM, penyakit cacingan bersifat kronis dan berpengaruh pada pencernaan seseorang.

"Bisa memengaruhi asupan makanan, sistem pencernaan, menganggu sistem pencernaan, menganggu penyerapan nutrisi dan proses metabolisme dalam tubuh manusia," kata Tridjoko.

Menurut Tridjoko, saat cacing-cacing yang menginfeksi itu masuk ke saluran pencernaan manusia, mereka akan ikut mengonsumsi makanan yang sudah kita cerna di dalam perut.

"Jadi cacing ikut makan dan juga asupan makanan kita. Hal ini menyebabkan seseorang yang terkena cacingan tubuhnya menjadi kurus dan malnutrisi sehingga juga rentan terkena penyakit lain," paparnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved