Breaking News:

Penyakit Cacingan

APAKAH KAMU CACINGAN? Jangan Remehkan Bahaya Penyakit Cacingan, Begini Cara Mengenali Tanda-tandanya

Penyakit cacingan merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing parasit dan dapat menyerang manusia.

Editor: Abdi Tumanggor
twitter
PENYAKIT CACINGAN: Menggaruk-garuk pantat salah satu tanda-tanda dari penyakit cacingan. (lustrasi/twitter/google) 

Semisal saja cacing gelang dan cacing cambuk ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminths/ STH).

Cacing ini menginfeksi tubuh manusia apabila telurnya tidak sengaja masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang terkontaminasi.

“Makanan yang dari perkebunan ada yang menggunakan pupuk dari kotoran, itu yang bisa menyebabkan terkontaminasinya sayuran tersebut. Apabila sayuran tidak dicuci dengan bersih, telurnya yang kecil sekali tidak terasa akan termakan,” jelasnya.

Sedangkan cacing tambang masuk ke dalam tubuh manusia juga melalui tanah namun dengan cara yang berbeda. Larva cacing tambang akan menusuk kulit jika kita tidak memakai alas kaki.

Sementara yang terakhir adalah cacing kremi, yang penyebarannya bisa terjadi melalui kontak langsung dengan orang yang sudah terinfeksi atau dengan benda yang sudah terkontaminasi.

“Orang yang terinfeksi cacing kremi biasanya gatal-gatal dan digaruk, sehingga waktu digaruk telurnya akan rontok ke seprei atau benda lain dan akan menular lagi ke orang sekitar melalui pernafasan,” tutur Tridjoko.

Kenali Tanda-tanda Cacingan

Penyakit cacingan seringkali dianggap sepele. Padahal, penyakit cacingan merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat Indonesia, terutama pada anak berusia 5-10 tahun.

Menurut Dr. dr. Matheus Tatang Puspanjono, Sp.A, M.Klinik Ped, Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah, meski penyakit cacingan dapat diatasi dengan pemberian obat cacing, kemungkinan berulangnya infeksi ini tetap rentan terjadi, terlebih jika tidak dilakukan tindakan pencegahan.

“Menempelnya telur cacing di tangan atau kaki anak tanpa sengaja, yang kemudian tertelan dan masuk ke dalam tubuh, adalah salah satu cara penularan infeksi cacing yang paling sering pada anak,” jelas dr. Tatang pada Kompas.com.

Lebih lanjut, dr Tatang menyebutkan beberapa tanda-tanda khas cacingan yang dapat dikenali, yaitu:

- Gatal di sekitar anus, terutama pada malam hari. Anak jadi gelisah atau tidak nyaman saat tidur, karena sering menggaruk di sekitar anus, sehingga terjadi kemerahan atau iritasi kulit di sekitar anus.

- Sering merasa sakit perut.

- Kurangnya nafsu makan, sehingga bisa menyebabkan penurunan berat badan.

- Beberapa jenis cacing juga dapat terlihat saat anak BAB atau pada anus anak. Salah satu jenis cacing terlihat seperti potongan-potongan kecil mirip benang putih dengan bentuk seperti staples yang berukuran sekitar 2-13 milimeter.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved