Bencana Angin Kencang

Atap Rumah Warga di Gunung Malela Simalungun Beterbangan Diterjang Angin Kencang

Sejumlah rumah di Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun rusak akibat dihantam angin kencang

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
HO
Penampakan rumah warga yang rusak akibat diterjang angin, Senin (11/7/2022) menjelang maghrib kemarin, merusak atap dan seng 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Sejumlah rumah di Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun rusak akibat dihantam angin kencang, Senin (11/7/2022) petang.

Untungnya kerusakan yang ditimbulkan tak terlalu parah dan melukai penghuni rumah.

Kabid Logistik BPBD Simalungun, Eva menyampaikan, dari hasil peninjauan, sementara tercatat beberapa kerusakan, dan telah dilakukan pengamanan bersama dengan pangulu (kepala desa) dan masyarakat.

Baca juga: WASPADA Suhu Panas dan Angin Kencang Cyclone Chaba di Sumut, Bupati dan Wali Kota Harus Tahu Ini

“Atap rumah warga berhamburan di Nagori Silulu ada 1 kios dan 1 gudang,  di Nagori Gajing ada 1 rumah, di Nagori Serapuh 2 rumah. Penanganan Sementara Pangulu dan perangkat Bersama Masyarakat bergotong royong melakukan tindakan pengamanan sementara,” katanya.

Sementara itu, Samidi salah satu pemilik rumah mengatakan sebelum angin kencang, hujan es sempat turun.

Kebetulan saat itu ia bersama anak-anak dan istrinya sedang berada di teras rumah.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Cuaca di Kota Medan, Jakarta, Bandung, Denpasar,Surabaya|Potensi Angin Kencang

Mendadak, awan yang semula mendung cerah menjadi gelap disertai angin berputar yang mengakibatkan atap rumahnya terbang. 

"Tadi kami masih duduk di teras rumah, tiba-tiba langitnya gelap anginnya berputar. Pas lihat seng (atap, red) sudah terbang semua," kata pria yang tinggal di Gang BKIA ini. 

Kerusakan itu bukan hanya terjadi di rumahnya, dua rumah tetangganya pun menjadi korban keganasan angin.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Kota Medan, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Jalan Gatsu

Seperti kediaman rumah milik Cempe dan Susi yang mana atap kediaman mereka-masing liung dibawa angin.

Camat Gunung Malela, Roi G Sidabalok saat meninjau lokasi bencana mencatat saat ini di Nagori Serapuh dilaporkan ada 4 rumah yang rusak akibat angin kencang

"Tiga rumah di Huta II dan 1 rumah di Huta 1. Kita juga menerima laporan kalau di Nagori Silulu juga ada 2 rumah yang rusak," katanya.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved