Breaking News:

Korban Pemanahan

Seorang Remaja Perutnya Jebol Kena Panah Hingga Nyaris Mengenai Hati di Jalan Aksara

Seorang remaja terkapar setelah pertunya jebol kena anak panah yang dilesatkan dua pria tak dikenal

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
Seorang remaja perutnya jebol kena panah ketika melintas di Jalan Aksara Medan, Sabtu (9/7/2022) lalu 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Seorang remaja bernama M Ramadhani perutnya jebol kena panah ketika melintas di Jalan Aksara, Kota Medan.

Korban kena panah pada Sabtu (9/7/2022) malam lalu, selepas mengambil handphone bersama temannya di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan.

Dari cerita korban, sebelum kena panah di Jalan Aksara, dia berniat pulang ke rumahnya.

Baca juga: Polres Binjai Lakukan Patroli Malam, Terkait OTK Tembakkan Panah ke Pengendara

Di perjalanan, masih di seputar Jalan Sisingamangaraja, korban dan temannya merasa diikuti dua orang laki-laki tak dikenal diduga perampok.

Lalu, korban pun tancap gas, hingga akhirnya sampai di Jalan Aksara.

"Mereka juga mau menyetrum saya," kata korban, Rabu (13/7/2022).

Beruntung, alat setrum tidak mengenai korban.

Namun nahas, tiba-tiba saja besi berukuran kecil yang dibuat menjadi anak panah mengenai perut sebelah kanan korban.

Baca juga: ACUNGKAN PISTOL Sambil Ngegas Knalpot Bising, Ratusan Pemotor Serang Honda Brio, Korban Kena Panah

Setelah kena panah itu, korban tersungkur di jalan bersama rekannya.

"Ketika kena panah itu, aku ditolong teman. Kemudian ada tukang becak yang menyelamatkan aku," kata korban.

Menurut Khusnul Wahida, kakak korban, luka panah yang diderita adiknya itu sedalam 3 sentimeter.

Baca juga: Anak Panah Tertancap di Wajah Siswa SMK saat Latihan Memanah Tanpa Dampingan Guru

Ia pun sempat kaget, begitu mendapat kabar jika adiknya kena panah di bagian perut hingga jebol. 

"Kami sudah melapor ke Polrestabes Medan, tapi belum ada tanggapan," katanya.

Ia berharap, pelaku yang memanah adiknya bisa segera tertangkap.

Khusnul meminta pelaku dihukum seberat-beratnya, karena telah membahayakan nyawa adiknya.(cr29/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved