Breaking News:

Berita Nasional

Empat Pejabat BPN Ditangkap dan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah, Menteri Hadi Tjahjanto Beri Respon

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto meminta Inspektur Jenderal Kementerian membentuk tim yang bertugas menginvestigasi kasus mafia tanah.

IST
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto. 

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto meminta Inspektur Jenderal Kementerian membentuk tim yang bertugas menginvestigasi kasus mafia tanah.

Juru Bicara Kementerian ATR/BPN Teguh Hari mengatakan pembentukan tim investigasi itu menyusul penangkapan 27 tersangka kasus mafia tanah oleh Polda Metro Jaya.

Dari 27 oang tersebut empat di antaranya merupakan pejabat BPN di wilayah Jakarta dan Bekasi.

Baca juga: Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto Lakukan Kunjungan Ke Medan, Tinjau Lahan di Polonia Yang Bermasalah

"Dari pihak Kementerian ATR/BPN, Bapak Menteri (Jadi Tjahjanto) sudah memerintahkan Irjen untuk segera menurunkan tim untuk menginvestigasi," ucap Hari saat dikutip dari Kompas.com, Jumat (15/7/2022).

Hari menuturkan, selain membentuk tim investigasi, Satgas Antimafia Tanah Kementerian ATR/BPN bersama aparat penegak hukum juga akan mengusut kasus yang menjerat empat pejabat BPN.

Hal itu sebagai bentuk dukungan Kementerian ATR/BPN atas penindakan aparat.

"Bapak Menteri para prinsipnya mendukung apa pun dari aparat penegak hukum dalam melakukan penindakan bersama dengan Satgas Antimafia Kementerian ATR/BPN. Tapi, intinya dari empat tersangka itu kasus yang berbeda-beda," tutur Hari.

Ditambahkan Hari, bila akhirnya empat tersangka yang merupakan pejabat BPN terbukti bersalah, maka sanksi tegas akan diberikan.

Namun, sebelum itu, kata Hari, Kementerian ATR/BPN akan mengikuti jalannya penanganan kasus.

"Penangkapannya baru, jadi sementara empat tersangka sedang dalam proses di kepolisian bersama Satgas Antimafia Tanah, nanti dari Irjen segera menurunkan tim investigasi. Jadi sanksinya baru akan dilihat jika perkaranya sudah mulai terlihat," jelas Hari.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menetapkan 27 tersangka dalam empat kasus dugaan mafia tanah di wilayah Jakarta dan Bekasi.

Baca juga: Tinjau Terminal Tipe A Bersama Menteri ATR/BPN, Bobby: Tingkatkan Transportasi Umum di Kota Medan

Empat tersangka di antaranya merupakan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sebanyak 22 tersangka telah ditahan di ruang tahanan Polda Metro Jaya untuk proses penyidikan.

Adapun 10 tersangka di antaranya merupakan pejabat dan pegawai tidak tetap di BPN wilayah Jakarta dan Bekasi.

Sebanyak dua tahanan lainnya berprofesi sebagai ASN pemerintahan, dua orang kepala desa, dan satu orang dari jasa perbankan.

"(Empat kasus mafia tanah terjadi) di Jagakarsa, Jakarta Selatan, kemudian Cilincing, Jakarta Utara, dan Babelan Bekasi," ujar Kepala Subdirektorat Harta dan Benda (Harda) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi saat dikonfirmasi, Rabu (13/7/2022).

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Pejabat BPN Jadi Tersangka Mafia Tanah, Menteri ATR Perintahkan Bentuk Tim Investigasi

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved