Breaking News:

Mafia Tanah

Kawasan Hutan Lindung Jadi Lahan Pribadi di Sergai, Kepala Desa: Dulu Itu Tambak Udang

Kejati Sumut tengah mengusut kasus perambahan hutan lindung yang terdapat di Dusun XI, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ANUGRAH NASUTION
Lokasi kawasan hutan lindung di Dusun XI, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai terlihat ditanami pohon pisang, kelapa dan buah naga. /Anugrah Nasution. 

Yos mengatakan Kejatisu telah melakukan pengecekan dan penentuan titik koordinat di Kawasan Hutan Lindung yang berada di Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin.

Selain itu, Kejatisu juga telah memanggil sejumlah instansi pemerintah guna dimintai keterangan.

"Tim Pidsus Kejati Sumut sudah memintai keterangan terhadap beberapa saksi untuk mendapatkan informasi yang lebih komprehensif. Mulai dari BPN, Dinas Kehutanan, Pemkab Sergai serta saksi-saksi lainnya," sebut dia.

"Kejati Sumut sangat atensi terhadap permasalahan-permasalahan hukum, salah satunya adanya dugaan mafia tanah di kawasan hutan lindung Kabupaten Sergai ini," tandas Yos.

Selain kasus mafia tanah di Sergai, Kejatisu juga tengah menangani permasalahan dugaan mafia tanah di Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deli Serdang.

Untuk kasus Langkat, Kejatisu telah melakukan penggeledahan di dua tempat berbeda, tim membawa beberapa dokumen, berkas, file dan data lainnya untuk melengkapi barang bukti.(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved