Breaking News:

Menteri BUMN Cetak 115 Ribu Lapangan Kerja di Langkat melalui Program Mekaar PNM

Program ini dimaksudkan sebagai pelayanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera

Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/HO
Arya Sinulingga, Staf Khusus Menteri BUMN Erick Thohir, saat menyambangi pelaku UMKM di Langkat. 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Menteri BUMN Erick Thohir diakui berhasil membuat perempuan mandiri secara ekonomi. Salah satunya lewat Program Mekaar garapan Permodalan Nasional Madani (PNM) yang terus digaungkan oleh Erick Thohir.

Khusus Kabupaten Langkat sendiri berhasil mencatat 113.108 nasabah Mekaar atau hampir 150 persen dari jumlah masyarakat pra sejahtera di Kabupaten Langkat. Artinya, program Mekaar berhasil membuka hampir 115 ribu lapangan pekerjaan di Kabupaten Langkat.

Mekaar yang merupakan singkatan dari Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera. Program ini dimaksudkan sebagai pelayanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera, pelaku usaha ultra mikro, baik yang ingin memulai usahanya atau pun yang ingin mengembangkan bisnisnya, demikian keterangan tertulis, Sabtu (16/7/20222).

Baca juga: Plt Bupati Langkat Syah Afandin Sebut Bazaar UMKM BUMN Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga menyampaikan salam dari Erick Thohir kepada lebih dari 3.000 nasabah PNM dan BRI yang hadir dalam kegiatan Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN. Kegiatan ini merupakan inisiasi Erick Thohir dan sinergi BRI sebagai pihak penyelenggara.

“Saat ini kami lihat potensi pengusaha perempuan di Kabupaten Langkat sangatlah besar. Pak Erick Thohir ingin menambah pengusaha terutama perempuan di wilayah Langkat ini menjadi 150.000 nasabah” jelas Arya Sinulingga.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Plt Bupati Kabupaten Langkat, H Syah Afandin SH yang menyambut baik Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian BUMN karena ternyata sebanyak lebih dari 114 ribu masyarakat Langkat terbantu lewat program BUMN” jelas Syah.

Fitri, warga Kabupaten Langkat merasakan hal sama. Ia merasakan kehadiran BUMN meringankan beban keluarga.

“Saya sebagai pedagang kecil bisa mendapatkan bantuan modal usaha dengan mudah, sampai hari ini dapat untung usaha sampai 500 ribu per hari. Jadi suami bisa fokus biayai anak sekolah” cerita Fitri.

Dalam kesempatan tersebut juga Arya turut berdialog bersama 50 UMKM binaan BRI dan PNM. Arya mendorong peningkatan kapabilitas pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan yang akan diberikan melalui Rumah BUMN. Program peningkatan kemampuan usaha akan diberikan kepada pelaku UMKM berupa pelatihan pemasaran hingga optimalisasi di bidang operasional UMKM.

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved