Breaking News:

Kontroversi Tewasnya Brigadir Yosua

Istri Ferdy Sambo Ajukan Perlindungan ke LPSK tak Serta-merta Disetujui| Putar Rekaman Asli CCTV

Kabarnya Putri Candrawathi  meminta perlindungan pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)

Editor: Salomo Tarigan
Instagram
Kolase Foto Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan Brigadir Josua Hutabarat (Brigadir J). 

TRIBUN-MEDAN.com - Misteri kematian Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J belum juga terungkap.

Keberadaan Irjen Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi dan Bharada E pun tidak diketahui.

Kabarnya Putri Candrawathi  meminta perlindungan pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)

Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, menyatakan pihaknya akan mempertimbangkan permohonan perlindungan istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, yakni Putri Candrawathi.

Baca juga: Sosok Brigadir Yosua Hutabarat Berprestasi di SMA 4 Muaro Jambi, Chat Terakhir Sebelum Meninggal

Menurut Susilaningtias, LPSK memang sudah menerima permohonan perlindungan tersebut, namun tak serta-merta menyetujui.

Seperti diketahui, Putri Candrawathi diduga mengalami pelecehan seksual dari Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Namun, peristiwa Jumat (8/7/2022) sore itu dipergoki oleh Bharada E sehingga terjadi saling tembak di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Menurut Susilaningtias, LPSK perlu pendalaman dalam menerima permohonan perlindungan.

Artinya, tak semua orang berhak mendapat perlindungan dari LPSK.

“Itu akan dipertimbangkan melalui rapat pimpinan LPSK,” ujarnya, Minggu (17/7/2022).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved