Isu Perluasan Bangun Purba

Masyarakat Minta Bupati Deliserdang Perluas Bangun Purba, Singgung PT Lonsum

Masyarakat di Bangun Purba, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang minta Bupati Deliserdang lakukan perluasan wilayah

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
HO
Warga Bangun Purba Kabupaten Deliserdang melakukan aksi unjuk rasa di kantor Bupati Senin, (18/7/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com,DELISERDANG- Masyarakat Bangun Purba, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang minta Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan melakukan perluasan wilayah.

Alasannya, kondisi Bangun Purba saat ini kian menyempit, lantaran dikelilingi oleh perkebunan PT Lonsum.

Menurut informasi, PT Lonsum akan memperpanjang HGU nya, sehingga dikhawatirkan, kondisi Bangun Purba akan begitu-gitu terus, tanpa ada perubahan. 

Ketua Forum Masyarakat Peduli Perluasan Desa Bangun Purba, Bahagia Saragih mengatakan, saat ini dua pertiga warga Bangun Purba tinggal di bantaran rel kereta api.

Ia mengatakan, bahwa warga yang tinggal di bantaran rel itu hidup tidak layak, di tengah permukiman yang kumuh.

"Sudah 8 tahun kami berjalan dan segala macam juga sudah diusahakan. Ada hampir 500 Kepala Keluarga yang tinggal di bantaran rel kondisinya saat ini. Sifat kami selama ini sangat kooperatif, setelah Ngajukan permohonan baru diskusi. Audiensi pun sudah dilakukan tapi belum ada titik terang," kata Bahagia Saragih. 

Ia menyebut PT Lonsum akan memperpanjang HGU dalam waktu dekat.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten juga punya persiapan agar lahan yang akan habis HGU nya itu bisa diupayakan untuk dijadikan lahan pemukiman kedepannya.

Disebut bisa saja suatu saat ini pihak PT KAI memanfaatkan asetnya kembali dan menggusur warga yang sudah bermukim di kawasan itu. 

"Ya, ini bisa dibilang sedia payung sebelum hujan," kata Bahagia. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved