Breaking News:

Harimau Sumatera

Harimau Sumatera Muncul di Langkat, Tim Gabungan Lakukan Ini untuk Pengusiran

Kemunculan Harimau Sumatera bikin masyarakat di Besitang, Kabupaten Langkat khawatir dan ketakutan

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Tim gabungan mengusir Harimau Sumatera yang muncul di dekat permukiman warga yang ada di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat 

TRIBUN-MEDAN.COM,LANGKAT - Kemunculan Harimau Sumatera di Dusun Aras Napal, Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Minggu (17/7/2022) sore, membuat masyarakat sekitar was-was. 

Namun demikian, tim gabungan Balai Besar Konservasi Sumver Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Lauser (BBTNGL), terus bersiaga berjaga-jaga sampai Harimau Sumatera ini masuk ke dalam hutan.

"Ya bang, saat ini kami masih siaga. Siaga sampai dipastikan harimau Sumatera masuk ke dalam kawasan TNGL," ujar Plt Kepala SPTN Wilayah VI Besitang, Slamet Indarjo, Selasa (19/7/2022).

 

 

Lanjut Slamet, tim gabungan sudah berupaya menghalau Harimau Sumatera dengan membunyikan petasan. 

"Kemarin sudah dihalau dengan membunyikan petasan. Dan saat ini sudah dipasang camera trap di dua titik," ujar Slamet.

Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah II BBKSDA Sumut, Herbert Aritonang mengatakan, pertama kali kemunculan Harimau Sumatera ini diketahui oleh salahseorang pemilik ternak lembu.

"Pada saat pertama, pemilik lembu merasa heran karna lembunya terlihat panik dan berlarian. Setelah dilihat ternyata ada harimau Sumatera yang mendekati lembu yang sedang diikat. Namun kemudian tidak menyerang lembu. Sedangkan anak lembu berlari masuk kandang," ujar Herbert.

 

 

Kemudian Herbert menambahkan, saat ini petugas Resort Aras Napal 242, mitra OIC dan WCS masih stand by di sekitar lokasi untuk penanganan selanjutnya.

"Beberapa petasan juga telah dititipkan kepada pemilik ladang untuk antisipasi kemunculan Harimau Sumatera," ujar Herbert.

Berdasarkan hasil ploting, lokasi munculnya Harimau Sumatera ini berada di dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), yang berbatasan dengan TNGL.

"Dan posisi Harimau Sumatera terakhir berada di dalam kawasan hutan TNGL," tutup Kepala Seksi Wilayah II BBKSDA Sumut, Herbert Aritonang. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved