Berita Sumut
Kebakaran Karhutlah di Danau Toba Bikin Indonesia Malu di Acara W20 Summit
Melihat beberapa area terpantau diselimuti asap akibat kebakaran, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno kecewa.
Penulis: Angel aginta sembiring |
TRIBUN-MEDAN.com, PARAPAT - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di pinggiran Danau Toba, tepatnya di Dusun Buntu Raha Desa Sitanggor, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Total lahan yang terbakar mencapai sekitar 40 hektare meliputi dua kabupaten.
Tepatnya di Desa Sitanggor, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara dan Desa Meat, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba.
Terjadi kebakaran di hutan lindung kawasan Danau Toba sejak Sabtu (16/7/2022) lalu dan kini telah menunjukkan tanda-tanda padam.
Melihat beberapa area terpantau diselimuti asap akibat kebakaran, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno kecewa.
"Terkait kebakaran karena musim panas, namun kita telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pemandangan Danau Toba tetap indah," ujarnya.
Diketahui Sandiaga Uno baru tiba di opening ceremony W20 yang diselenggarakan di Hotel Niagara, Parapat, Kabupaten Simalungun, Selasa (19/7/2022).
Ia menyayangkan, di momen W20 yang dibuka pada hari ini namun sedikit berdampak karena kebakaran tersebut.
"Karena sayang nih, view nya sangat bagus tetapi sedikit ada efek dari asap. Nah ini segera ditangani," ungkapnya.
Ia memastikan agar para partisipan W20 yang hadir di Danau Toba mendapatkan pengalaman berkesan ketika kembali ke negara asal dan masing-masing kota asal dengan cuaca yang bersih dan dengan pemandangan Danau Toba yang indah.
(cr9/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kebakaran-hutan-dan-lahan-di-Danau-Toba.jpg)