Breaking News:

Gerebek Tempat Mesum

Viral Kafe di Labuhan Deli Jadi Lokasi Asusila, Pemkab Deliserdang Bakal Rubuhkan Bangunan

Penertiban lokasi mesum oleh Satpol PP Deliserdang menjadi perhatian publik.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Tommy Simatupang
HO
Detik-detik petugas grebek Kafe remang-remang Jalan Veteran, Desa Helvetia dan Desa Manunggal, Kecamatan Labuhandeli. (Ho) 

Terkait hal ini, Marzuki pun mengaku belum mengetahui mengapa video razia di lokasi tersebut bisa viral.

Ia belum mendapatkan laporan siapa orang yang memvideokan pria dan wanita sedang bercinta tanpa sehelai benang. 

"Kita tanya juga nanti sama anggota. Nanti kusediliki, karena nggak ada yang ngaku,"kata Marzuki.

Penggerebekan bilik esek-esek

Sebelumnya, sejumlah kafe remang - remang yang disinyalir dijadikan tempat mesum digerebek petugas.

Kafe tersebut terletak di jalan Veteran, Desa Helvetia dan Desa Manunggal, Kecamatan Labuhandeli.

Dari lokasi, petugas mengamankan belasan orang yang bukan pasangan suami istri, sedang melakukan tindakan asusila.

Menurut Kepala Seksi Ketertiban (Kasi Trantib) M Nurdin menjelaskan, penggerebekan itu dilakukan, pada Selasa (19/7/2022) kemarin.

"Lebih kurang ada 15 orang yang kita amankan, kita tarik langsung kita bawa ke kantor. Anak dibawah umur nggak ada," kata Nurdin kepada Tribun-medan, Rabu (20/7/2022).

Ia mengatakan, belasan orang ini diamankan dari sejumlah kafe remang-remang yang ada di lokasi tersebut.

"Lebih kurang ada empat tempat. Jadi penyakit-penyakit masyarakat yang seperti ini yang mau kita tertibkan di Labuhandeli," sebutnya.

Dikatakannya, para pasangan mesum ini setelah diamankan langsung dibawa ke kantor kecamatan untuk dilakukan pendataan.

"Hanya kita periksa identitasnya saja, kita nasehati. Artiannya kita ingatkan supaya di Labuhandeli ini harus bersihlah dari kegiatan penyakit masyarakat ini," bebernya.

Lebih lanjut, Nurdin menjelaskan bahwa sebelumnya petugas telah berulangkali memperingati pemilik kafe, agar tidak menjadikan tempat itu sebagai lokasi prostitusi.

"Sebelumnya sudah kita kasih teguran pemiliknya, mau bulan Ramadan kita kasih teguran juga, baru-baru ini juga. Kita tetap koordinasi dengan pihak keamanan, untuk sama-sama mengantisipasi agar tidak buka lagi," pungkasnya.

(dra/cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved