Penangkapan Pembunuh Pasutri

Pembunuh Pasutri di Samosir Sudah Dibuntuti Polisi Sejak dari Kota Medan

Marwan alias Begu, pembunuh pasangan suami istri di Kabupaten Samosir sudah diikuti polisi dari Kota Medan sebelum ditangkap

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
HO
Marwan alias Begu, tersangka pembunuh pasangan suami istri di Samosir yang kini diburon polisi 

TRIBUN-MEDAN.COM,TEBINGTINGGI- Marwan alias Begu, pembunuh pasangan suami istri di Kabupaten Samosir sudah dibuntuti polisi sejak dirinya berada di Kota Medan.

Begitu tersangka menaiki mobil travel hendak kabur ke Provinsi Riau, polisi kemudian melakukan pencegatan di pintu keluar tol Tebingtinggi.

Selanjutnya, tersangka pembunuh pasangan suami istri itu dibekuk petugas gabungan Polda Sumut dan Polres Tebingtinggi.

"Dia sudah diikuti dari Kota Medan. Ketika mobil yang ditumpangi pelaku keluar dari tol Tebingtinggi, dia pun diringkus," kata Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP Junisar Silalahi, Jumat (21/7/2022).

Baca juga: BREAKINGNEWS Pembunuh Pasangan Suami Istri di Samosir Akhirnya Ditangkap

Ia mengatakan, tersangka dibekuk tanpa perlawanan.

Setelah ditangkap, pelaku kemudian dibawa ke Polda Sumut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selepas menjalani pemeriksaan di Polda Sumut, tersangka Marwan alias Begu akan dibawa ke Polres Samosir.

Di sana, tersangka Marwan alias Begu akan menjalani pra rekontruksi. 

Kronologis pembunuhan pasangan suami istri

Dari hasil penyelidikan polisi, kasus pembunuhan pasangan suami istri Jimmi Gultom dan Heni Kartini pertama kali diketahui oleh anak korban yang baru pulang sekolah pada Senin (11/7/2022) lalu.

Sekira pukul 13.45 WIB, anak korban yang duduk di bangku SMA pulang dan hendak menemui orangtuanya.

Baca juga: MENGERIKAN, Rosida Damanik Digorok Pacar, Hidung dan Kemaluan Ditusuk Kayu dan Ditelanjangi

Ketika masuk ke dapur hotel, sang anak curiga, pintu dalam keadaan terbuka dan kondisi sudah acak-acakan.

Ketika sampai di bagian belakang dapur, sang anak kaget bukan kepalang, melihat orangtuanya sudah terbujur kaku bersimbah darah.

Panik, sang anak kemudian teriak dan memanggil warga sekitar.

Sontak, pembunuhan pasangan suami istri ini membuat gempar seisi kampung di kawasan Simanindo itu.(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved