Pengungkapan Kasus Sabu

Menara Pandang Tele Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Bus dari Kota Medan Jadi Sarana Pengantar Narkoba

Menara Pandang Tele yang ada di Desa Dosroha, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir jadi lokasi transaksi sabu

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Pengedar dan bandar sabu di Samosir yang diringkus polisi. Satu diantara pelaku jadikan Menara Pandang Tele sebagai lokasi transaksi sabu 

TRIBUN-MEDAN.COM,SAMOSIRMenara Pandang Tele yang ada di Desa Dosroha, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir jadi lokasi transaksi sabu.

Menyangkut peredaran sabu ini, polisi mengamankan dua orang tersangka.

Mereka yang ditangkap adalah DP (22), warga Desa Parbuluan I, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Samosir, yang bertindak sebagai kurir.

Lalu JP (28), bandar sabu yang juga tinggal di Kabupaten Samosir.

Baca juga: Pendukung Pengedar Sabu yang Menyerang Polisi Hingga Luka-luka Masih Berkeliaran

Dari cerita Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon, pihaknya lebih dahulu menangkap DP.

Pada Jumat (8/7/2022), polisi mengendus bahwa Menara Pandang Tele jadi lokasi transaksi sabu.

Atas informasi itu, petugas Sat Res Narkoba Polres Samosir kemudian bergerak ke lokasi, dan menangkap DP.

"Dari pengakuan DP, narkoba didapat dari JP. Tersangka JP ini adalah bandarnya," kata Josua, Sabtu (23/7/2022).

Baca juga: Begini Sadisnya Begu, Bunuh Suami Istri, Konsumsi Sabu Hingga Akhirnya Dibikin Cacat Polisi

Setelah menerima informasi dari DP, polisi bergerak mencari JP.

Ternyata JP sudah melarikan diri ke Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved