Covid di Karo

ANGKA Covid 19 di Karo Bertambah dalam Sepekan Terakhir, Tiga Orang Terpapar

Kasus penyebaran kasus covid-19 di Kabupaten Karo dikabarkan kembali muncul. Kasus ini kembali terlacak mulai sepekan terakhir.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/NASRUL
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Karo Arie O Lopiga, saat ditemui di Kantor Dinkes Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Senin (25/7/2022). (TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL) 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Kasus penyebaran kasus covid-19 di Kabupaten Karo dikabarkan kembali muncul. Berdasarkan informasi yang didapat, kasus ini kembali terlacak mulai sepekan terakhir.

Dari penjelasan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo Arie O Lopiga, pihaknya mencatat angka covid kembali muncul sejak Senin (18/7/2022) kemarin.

Hingga saat ini, berdasarkan catatan dari Dinkes Kabupaten Karo setidaknya ada tiga warga Kabupaten Karo yang terpapar covid.

"Sampai hari ini, kita catat ada tiga kasus yang kembali muncul," Ujar Arie, saat ditemui di Kantor Dinkes Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Senin (25/7/2022).

Baca juga: HARGA Cabai Merah Masih Mahal, KPPU Beber Penyebabnya

Dijelaskan Arie, dari ketiga kasus ini satu di antaranya sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe.

Sementara, dua lagi sedang menjalani isolasi mandiri karena tidak ditemui adanya gejala yang harus memerlukan penanganan medis.

"Satu yang dirawat memliki penyakit penyerta atau komorbit, sementara dua lagi isolasi mandiri. Satu kasus awalnya sempat dirawat di Kota Medan, tapi karena sudah tidak ada gejala diperbolehkan untuk isolasi mandiri," Ucapnya.

Arie menjelaskan, dari ketiga kasus yang ditemukan ini semuanya memiliki gejala ringan seperti batuk dan pilek.

Namun, untuk yang sedang menjalani perawatan di RSU Kabanjahe memiliki penyakit penyerta sehingga daya tahan tubuhnya melemah.

Disinggung mengenai langkah yang telah diambil, Arie menjelaskan sesuai dengan prosedur yang berlaku pihaknya sudah melakukan tracing ke keluarga dari ketiga kasus tersebut.

Dari ketiganya, keluarga terdekat dari salah satu kasus sudah keluar hasilnya dan dinyatakan negatif.

"Kalau melihat kasusnya, kebanyakan terpapar dari luar," Katanya.

Baca juga: CARA Buka Smartphone Xiaomi bila Kamu Lupa Kata Sandi atau Pola

Dari ketiga kasus ini, diketahui salah satunya sudah mendapatkan vaksinasi lengkap hingga dosis ketiga.

Namun, pihaknya melihat adapun penyebab kasus ini kembali muncul diduga karena masyarakat yang sudah kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

Untuk itu, Arie kembali mengimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Meskipun saat ini kasusnya sudah berkurang, namun melihat kasus kembali muncul maka penyebaran virus ini masih ada.

Walaupun masyarakat sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap, bukan berarti protokol kesehatan dikendurkan. Terlebih, dengan adanya varian baru yang muncul belakangan ini masyarakat diminta untuk selalu waspada.

(mns/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved