Perampokan dan Pembunuhan

BIADAB, Boru Simanjuntak Diduga Dirampok dan Dibunuh, Jasad Dibuang di Semak-semak Aek Latong

Seorang wanita yang akrab disapa boru Simanjuntak ditemukan tewas diduga dirampok dan dibunuh. Jasadnya dibuang di semak-semak

Editor: Array A Argus
HO
Seorang wanita yang akrab disapa boru Simanjuntak diduga dirampok dan dibunuh, jenazahnya dibuang di Dusun Aek Latong, Desa Malombu, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan 

TRIBUN-MEDAN.COM,TAPANULI UTARA - Seorang wanita yang akrab disapa boru Simanjuntak diduga dirampok dan dibunuh sejumlah orang.

Menurut teman sekampung korban, sebelum diduga dirampok dan dibunuh, boru Simanjuntak sempat terlihat di Pasar Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

Namun, setelah dinyatakan menghilang, boru Simanjuntak ditemukan tewas, jasadnya dibuang di semak-semak yang ada di Dusun Aek Latong, Desa Malombu, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kronologis boru Simanjuntak diduga dirampok dan dibunuh

Menurut informasi yang diperoleh Tribun-medan.com, jasad boru Simanjuntak pertama kali ditemukan warga pada Minggu (24/7/2022) pagi dengan kondisi tergeletak di semak-semak berlumpur.

Saat ditemukan, korban dalam posisi telentang, dengan pakaian setengah terbuka, dan menggunakan celana hitam.

Mulanya, warga yang ada di Dusun Aek Latong, Desa Malombu, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan tidak ada yang mengenali korban.

Korban sempat dinyatakan sebagai Mrs X.

Lalu, setelah kabar penemuan jenazah ini menyebar, pihak keluarga akhirnya mengetahui, bahwa wanita tanpa identitas yang ditemukan tewas adalah boru Simanjuntak.

Kuat dugaan, bahwa boru Simanjuntak ini dirampok dan dibunuh.

Sempat ikut pesta adat

Sebelum dinyatakan hilang dan ditemukan meninggal dunia, boru Simanjuntak dan suaminya sempat menghadiri acara pesta adat yang ada di kampung halamannya, di Desa Hutagalung Siualuompu, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

Setelah menghadiri acara pesta adat, korban dan suaminya pulang ke rumah.

Tak lama berada di rumah, korban pun berangkat ke Pasar Tarutung untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

"Mungkin inang ini buru-buru mau ke pasar, karena kan saat itu lagi pekan," terang Martua Situmorang (67), teman sekampung korban.

Saat pergi ke Pasar Tarutung, korban memang menggunakan perhiasan, seperti cincin, kalung dan anting.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved